Uji Coba Timnas Indonesia di Timur Tengah Terancam Batal, PSSI Segera Ambil Keputusan

Ketua PSSI, Erick Thohir, membagikan perkembangan terbaru terkait rencana Timnas Indonesia pada FIFA Matchday November 2026.

BolaCom | Muhammad Adi YaksaDiterbitkan 28 Oktober 2026, 22:32 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir dan pelatih timnas Indonesia John Herdman. (Liputan6.com/Lizsa Egeham)

Bola.com, Jakarta - Ketua PSSI, Erick Thohir, membagikan perkembangan terbaru terkait rencana Timnas Indonesia pada FIFA Matchday November 2026.

Erick Thohir mengatakan bahwa Timnas Indonesia awalnya akan beruji coba dengan dua negara Timur Tengah pada jeda internasional bulan depan. 

Advertisement

Namun, rencana itu terancam batal terwujud akibat situasi Timur Tengah yang memanas. 

Erick Thohir mengambil contoh serangan yang dilakukan Yordania kepada Suriah pada Senin (26/10/2026) buntut penembakan di Gereja. 

Sementara pada beberapa waktu lalu, Arab Saudi, yang dijadwalkan akan menjadi tuan rumah Piala Asia 2027, mengalami gelombang serangan rudal dan drone yang diluncurkan oleh kelompok Houthi dari Yaman.


Situasi Makin Panas

Namun, Erick Thohir tidak mengungkap dua negara Timur Tengah yang tadinya bakal diproyeksikan menjadi penantang Timnas Indonesia.

Erick Thohir menjelaskannya setelah Gala Premiere film dokumenter The Longest Wait, yang membahas perjalanan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

“Memang situasi di Timur Tengah ini menjadi hal-hal yang mengkhawatirkan. Kemarin Yordania saja baru menyerang Suriah setelah penyerangan tentu di sebuah rumah ibadah,” ujar Erick Thohir, Rabu (28/10/2026). 

“Ya ini cukup prihatin kita. Padahal kita punya dua lawan tanding di Timur Tengah yang memang kita harapkan menjadi bagian persiapan untuk Piala Asia 2027,” jelasnya.


Segera Ambil Keputusan

Erick Thohir menyebutkan bahwa pihaknya bakal mengambil keputusan dalam waktu dekat perihal rencana Timnas Indonesia pada FIFA Matchday November 2026.

“Mungkin ya 1-2 hari ke depan kita harus ambil keputusan seperti apa,” imbuh Erick Thohir. 

“Yang pasti, tentu kita harus bekerja sama antara pemerintah, memastikan keselamatan pemain tentu,” terangnya.

 

Berita Terkait