Legenda MU Minta Bruno Fernandes Pergi ke Arab Saudi usai Kritik Michael Carrick

Legenda Manchester United, Paul Scholes, meminta Bruno Fernandes meninggalkan sepak bola Eropa dan ke Arab Saudi.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 29 Oktober 2026, 07:15 WIB
Gelandang Manchester United Portugal #08, Bruno Fernandes (Kiri), bersaing dengan gelandang Brighton Kamerun #17, Carlos Baleba, selama pertandingan Liga Inggris antara Brighton dan Hove Albion dan Manchester United di American Express Community Stadium di Brighton, Inggris selatan pada 24 Mei 2026. (Glyn KIRK/AFP)

Bola.com, Jakarta - Legenda Manchester United, Paul Scholes, meminta Bruno Fernandes meninggalkan sepak bola Eropa dan melanjutkan kariernya di Arab Saudi. Pernyataan keras itu muncul setelah sang kapten melontarkan kritik terhadap taktik pelatih interim MU, Michael Carrick.

Fernandes sebelumnya dikabarkan mempertanyakan pendekatan taktik Carrick setelah Manchester United menelan kekalahan telak 1-4 dari Como di Liga Champions pekan lalu.

Advertisement

Gelandang asal Portugal tersebut kemudian tidak masuk dalam starting XI saat MU menghadapi Bournemouth di Premier League, Minggu (25/10/2026). Situasi itu memicu spekulasi mengenai masa depannya di Old Trafford.

Menurut laporan Sports Mole, Carrick dan Fernandes telah menggelar pembicaraan secara terbuka untuk menyelesaikan persoalan di antara keduanya.

Keduanya disebut bertekad membawa Manchester United kembali ke jalur positif menjelang pertandingan melawan Chelsea pada Sabtu (31/10/2026).

Meski demikian, Scholes tetap melontarkan kritik tajam terhadap pemain berusia 32 tahun tersebut.


Komentar Fernandes Tak Bisa Dimaafkan

Pelatih sementara Manchester United asal Inggris, Michael Carrick, berbicara dengan gelandang Manchester United asal Portugal bernomor punggung 08, Bruno Fernandes, selama pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Manchester City di Old Trafford, Manchester, barat laut Inggris, pada 17 Januari 2026. (Darren Staples/AFP)

Dalam podcast The Good, The Bad and The Football, Scholes menilai komentar Fernandes telah merusak kepercayaan terhadap dirinya sebagai seorang kapten.

"Apa yang dikatakan Bruno Fernandes pekan lalu, menurut saya, itu tidak bisa dimaafkan. Bagaimana mungkin Bruno Fernandes dipercaya menjadi kapten tim mana pun yang akan dibelanya nanti?" ujar Scholes.

Mantan gelandang Manchester United itu bahkan menyarankan Fernandes meninggalkan sepak bola Eropa dan menerima tawaran dari klub Arab Saudi.

"Menurut saya, dia mungkin perlu meninggalkan sepak bola Eropa dan pergi saja ke Arab Saudi. Menyingkirlah dari sini," lanjutnya.

Scholes juga mempertanyakan apakah seorang manajer maupun anggota staf masih bisa mempercayai Fernandes setelah pernyataan tersebut.


Nicky Butt Ikut Mengkritik Fernandes

Pelatih kepala Manchester United asal Inggris Michael Carrick memberi isyarat di tepi lapangan selama pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Bournemouth di Old Trafford di Manchester, barat laut Inggris, pada 25 Oktober 2026. (Darren Staples/AFP)

Kritik terhadap Fernandes juga datang dari mantan gelandang Manchester United lainnya, Nicky Butt. Ia menilai sang kapten telah merusak reputasinya sendiri setelah selama bertahun-tahun menunjukkan komitmen besar kepada klub.

Butt mengakui Fernandes merupakan pemain yang memiliki kemampuan istimewa. Menurutnya, sang gelandang selama ini menjadi sosok yang bersedia memikul tanggung jawab ketika Manchester United mengalami kesulitan.

"Kami selalu memuji kemampuannya. Selama 12 atau 13 tahun terakhir, dia satu-satunya pemain yang menunjukkan bahwa dirinya memahami arti bermain untuk klub ini," kata Butt.

Butt menilai Fernandes selama ini bersedia memimpin tim, mencetak gol, menciptakan peluang, dan bertahan di tengah situasi sulit. Namun, ia menyayangkan komentar yang dilontarkan sang kapten.

"Dia telah menghancurkan semuanya dalam satu wawancara. Bodoh," ujar Butt.

Sumber: Sportsmole

Berita Terkait