Bola.com, Jakarta - Manchester United mendapat kabar buruk soal kebugaran Benjamin Sesko. Penyerang asal Slovenia itu diperkirakan harus menepi hingga Januari 2027 karena cedera tulang kering yang tak kunjung pulih.
Situasi ini jadi pukulan tambahan bagi Manchester United yang sedang berupaya memperbaiki performa pada musim 2026/2027. Michael Carrick harus menata ulang lini depan agar ketajaman tim tetap terjaga tanpa andalan di pos nomor 9 tersebut.
Mengutip laporan Tribal Football, Kamis (29/10/2026), Manchester United memperkirakan Sesko baru bisa kembali merumput pada Januari 2027. Informasi ini merujuk pada laporan The Athletic yang menyebut masa pemulihan sang striker lebih panjang dari prediksi awal.
Cedera tulang kering Sesko bukan perkara baru. Di pengujung musim 2025/2026, ia sudah sempat bermasalah, membuatnya absen di sebagian besar pramusim sebelum kembali membela Manchester United pada awal musim ini. Namun, harapan tampil konsisten kembali terganggu setelah keluhan yang sama kambuh.
Cedera Kambuhan Bikin Sesko Absen Lebih Panjang
Sesko terakhir tampil ketika Manchester United menghadapi Brighton & Hove Albion pada ajang Carabao Cup, 16 September 2026. Pada pertandingan itu, Setan Merah harus menerima kekalahan.
Usai laga tersebut, keluhan pada bagian tulang keringnya kembali muncul. Klub kemudian melakukan rangkaian pemeriksaan medis untuk memetakan kondisi terbaru sang penyerang sekaligus merancang program pemulihan yang tepat.
Dari proses itu, Manchester United kini mematok ekspektasi absensi Sesko hingga awal 2027. Target comeback pada Januari 2027 dipilih agar pemulihan benar-benar tuntas dan risiko kambuh diminimalkan.
Carrick Cari Opsi di Posisi No. 9
Absennya Sesko sampai awal 2027 menjadi tantangan besar bagi Michael Carrick. Manajer Manchester United itu harus menyiapkan alternatif untuk mengisi peran penyerang tengah selama proses pemulihan berjalan.
Sebelum cedera, Sesko sempat memberi sinyal positif setelah kembali bermain di awal musim 2026/2027. Ritmenya perlahan naik seiring menit bermain yang didapat.
Salah satu buktinya adalah gol ke gawang Sabah dalam kemenangan 4-0 Manchester United pada ajang Liga Champions. Momen tersebut menggarisbawahi potensi Sesko untuk memberi kontribusi lebih besar.
Dengan kondisi sekarang, opsi di pos ujung tombak menipis. Praktis, di tim utama kini hanya tersisa Joshua Zirkzee untuk mengisi peran penyerang.
Dampak Besar untuk Lini Depan Manchester United
Kehilangan Sesko dalam durasi panjang jelas bukan skenario ideal bagi Manchester United. Lini depan kehilangan salah satu tumpuan untuk fase penting awal musim.
Di Liga Inggris, MU tengah terpuruk. Mereka terdampar di posisi 16 dengan koleksi tujuh poin, cuma terpaut satu angka saja dari zona degradasi.
Performa di Eropa juga belum meyakinkan. MU sudah kalah dua kali di ajang Liga Champions, sementara Carrick disebut terancam dipecat bila tak kunjung membangkitkan prestasi MU.