Timnas Malaysia Didesak Segera Cari Pelatih Asing, Bisa Jadi Senjata Psikologis Bikin Lawan Ciut Nyali

Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) didorong segera mencari pelatih asing baru bagi Timnas Malaysia.

BolaCom | Radifa ArsaDiterbitkan 30 Oktober 2026, 16:30 WIB
Pertandingan Timnas Malaysia versus Vietnam pada perebutan peringkat ketiga FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK, Jakarta, Senin (5-10-2026). (Dok. Official FAM Facebook)

Bola.com, Jakarta - Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) didorong segera mencari pelatih asing baru bagi Timnas Malaysia agar bisa mencapai prestasi yang lebih baik. Kehadiran arsitek asing diyakini bisa menjadi senjata psikologis bagi Harimau Malaya untuk menyiutkan nyali lawannya di laga internasional.

Pendapat itu disampaikan oleh mantan bek Timnas Malaysia, Mahali Jasuli. Menurut pemain yang telah mengoleksi 51 caps bersama Harimau Malaya itu, kehadiran pelatih asing bakal memberikan banyak dampak positif.

Advertisement

Mahali mengatakan salah satu efek yang tentu paling utama ialah memberikan gagasan taktik dan strategi yang lebih segar bagi tim nasional. Ini juga bisa menghadirkan semangat juang baru bagi Harimau Malaya.

"Kehadiran pelatih luar tidak hanya mampu meniupkan semangat juang yang lebih tinggi, tetapi juga membawa gagasan taktik baru kepada tim nasional Malaysia. Saya percaya ini adalah langkah positif,” kata Mahali Jasuli dikutip dari Berita Harian, Jumat (30/10/2026). 

 


Jadi Senjata Psikologis

Penggawa timnas Indonesia Calvin Verdonk beraksi melawan Malaysia pada laga Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (28/9/2026). (KLY/Budy Susanto)

Tidak hanya itu, kehadiran pelatih asing juga bakal menciptakan persepsi yang berbeda terhadap kekuatan dan kualitas Timnas Malaysia. Hal ini tentu bisa menjadi senjata psikologis yang ampuh di laga internasional.

Reputasi serta pendekatan baru juru taktik asing secara tidak langsung akan memaksa tim lawan untuk lebih waspada, serta memandang tinggi kualitas Harimau Malaya saat berjumpa di lapangan.

"Secara psikologis, tim lawan akan lebih berhati-hati saat menghadapi kita. Ketika melihat suatu negara dilatih oleh pelatih asing, mereka pasti berasumsi bahwa tim tersebut memiliki sesuatu yang istimewa," ujarnya.

 


Harus Segera Bergerak

Malaysia Vs Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK, Jakarta, Senin (28-9-2026). (Dok. Official FAM Facebook)

Meskipun demikian, Mahali menegaskan keunggulan psikologis tersebut hanya akan memberikan dampak maksimal apabila FAM bertindak cepat melakukan penunjukan tanpa menunggu detik-detik terakhir.

"Jika kita benar-benar ingin melihat tim nasional maju dan mengukir hasil yang lebih baik, persiapan harus dimulai dari sekarang, bukan menunggu hingga hampir menjelang babak kualifikasi,” kata dia.

"Oleh karena itu, inilah waktu yang paling tepat bagi kita untuk melihat ke depan dari berbagai masalah yang melanda. Kegagalan sebelumnya wajar dijadikan pelajaran untuk kita bangkit mempersiapkan tim yang jauh lebih tangguh dalam menghadapi tantangan kualifikasi Piala Dunia dan Piala Asia," imbuhnya.

 


Soal Kualitas Striker

Timnas Malaysia menduduki peringkat ketiga FIFA ASEAN Cup 2026 dengan mengalahkan Vietnam 1-0 di SUGBK, Jakarta, Senin (5-10-2026). (Dok. Official FAM Facebook)

Mahali juga menilai absennya Bergson da Silva yang sedang mengalami cedera tidak akan berdampak pada kualitas Harimau Malaya untuk laga melawan China dan Yaman karena skuad Harimau Malaya memiliki banyak pemain berkualitas.

"Sudah lama saya ingin melihat timnas memiliki penyerang prolifik, tetapi kita lihat Bergson mengalami sedikit cedera. Namun, saya percaya masih ada pemain-pemain lain yang bisa menggantikan posisinya,” ujarnya.

"Seperti yang kita tahu, Fergus Tierney konsisten bermain di liga luar negeri dan saya percaya dengan pemain-pemain lain yang ada, absennya Bergson mungkin bukanlah masalah besar. Lagi pula untuk pertandingan mendatang, itu hanyalah laga persahabatan dan yang paling penting bagi timnas setelah ini adalah kualifikasi Piala Asia dan juga Piala Dunia," tuturnya.

Sumber: Berita Harian

Berita Terkait