Di Tengah Kasus Pelanggaran Finansial, Eks Liverpool Iba kepada Pemain Man City: Itu Bukan Salah Mereka

Eks Liverpool, Don Hutchison, mengaku iba kepada pemain Man City di tengah kasus 114 pelanggaran finansial.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 30 Oktober 2026, 15:30 WIB
Ilustrasi Manchester City bersalah. (Bola.com/AI)

Bola.com, Jakarta - Mantan gelandang Liverpool, Don Hutchison, menyampaikan pandangan mengenai kasus dugaan pelanggaran finansial yang menjerat Manchester City.

Di tengah ancaman sanksi berat terhadap The Citizens, ia justru mengaku bersimpati kepada para pemain yang dinilai tidak memiliki tanggung jawab atas persoalan di jajaran petinggi klub.

Advertisement

Situasi Man City di lapangan sebenarnya masih cukup baik. Mereka memimpin klasemen Premier League, mencapai perempat final Carabao Cup untuk menghadapi Bradford City, serta mencatatkan dua kemenangan dari tiga pertandingan di Liga Champions.

Namun, persoalan di luar lapangan membayangi perjalanan klub.

Man City dinyatakan bersalah atas 114 pelanggaran finansial oleh Premier League dan menghadapi kemungkinan hukuman berat yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah sepak bola Inggris.

Beberapa sanksi yang mencuat di antaranya pengurangan poin dalam jumlah besar, degradasi, hingga pencabutan gelar juara.

Kasus ini juga dinilai membawa dampak luas terhadap persaingan sepak bola Inggris, termasuk bagi klub-klub seperti Liverpool, Arsenal, dan Manchester United.

Berbicara secara eksklusif kepada EPL Index, Hutchison mengakui belum memiliki gambaran jelas mengenai hukuman yang seharusnya diberikan kepada Man City.

Menurutnya, setiap opsi sanksi menghadirkan persoalan tersendiri, terutama berkaitan dengan nasib para pemain bintang.

 

Cek di sini ya untuk update klasemen Premier League musim ini.


Bersimpati kepada Pemain Man City

Para pemain Manchester City merayakannya di penghujung pertandingan Piala Liga Inggris antara Manchester City melawan Brighton and Hove Albion di Manchester, Inggris, Kamis (29-10-2026) dini hari WIB. (AP Photo/Dave Thompson)

Hutchison menggambarkan betapa sulitnya menentukan hukuman yang tepat.

Ia mencontohkan kemungkinan Manchester City diturunkan ke League Two, tetapi keputusan itu juga berpotensi membuat pemain-pemain andalan seperti Erling Haaland dan Gianluigi Donnarumma meninggalkan klub.

"Ini salah satu persoalan yang semuanya bisa berubah setiap lima menit. Anda mungkin berpikir, 'Masukkan mereka ke League Two.' Namun, kemudian muncul pertanyaan, 'Bagaimana bisa mereka ditempatkan di League Two? Haaland akan pergi, Donnarumma juga akan pergi,'" ujar Hutchison.

Mantan gelandang Everton dan West Ham itu kemudian menyinggung tuduhan bahwa Man City telah melanggar aturan selama sembilan tahun. Namun, ia mengaku masih kesulitan menentukan bentuk hukuman yang pantas untuk kasus tersebut.

"Saya justru merasa kasihan kepada para pemain. Banyak orang mengatakan warisan Kevin De Bruyne dan Sergio Aguero tercoreng. Padahal, ini bukan kesalahan mereka. Pihak yang harus bertanggung jawab adalah jajaran petinggi klub," tegasnya.


Bingung Pikirkan Sanksi

Phil Foden dari Manchester City melakukan selebrasi setelah mencetak gol keempat pada pertandingan Liga Champions antara Manchester City dan AEK Athens di Manchester, Inggris, Rabu (21-10-2026) dini hari WIB. (AP Photo/Dave Thompson)

Hutchison mengakui para pemain memang direkrut oleh Man City. Meski begitu, ia menilai kontribusi mereka sebagai pesepak bola profesional tidak seharusnya dikaitkan dengan persoalan yang melibatkan manajemen klub.

Ia bahkan menyandingkan permainan Man City dengan Liverpool dalam satu dekade terakhir.

Menurut Hutchison, kedua tim telah menghasilkan salah satu permainan sepak bola terbaik yang pernah disaksikan dalam waktu lama.

"Saya sedikit merasa kasihan kepada para pemain yang masih berusaha bermain, khususnya skuad saat ini. Apa yang terjadi sebenarnya tidak ada hubungannya dengan mereka," lanjutnya.

Hutchison pun belum bisa memberikan jawaban pasti mengenai hukuman yang seharusnya diterima Man City.

Ia mengaku selalu kembali pada kebingungan yang sama setiap kali mencoba mempertimbangkan berbagai kemungkinan sanksi.


Man City Ajukan Banding

Penyerang Manchester City, Erling Haaland (kedua dari kiri), merayakan gol penyeimbang bersama bek Ruben Dias (kiri), Elliot Anderson (tengah), dan Jeremy Doku, dalam pertandingan Liga Inggris melawan Aston Villa di Villa Park, Birmingham, Sabtu (24/10/2026). (Darren Staples / AFP)

Man City telah mengonfirmasi langkah banding terhadap keputusan Premier League. Untuk sementara, perhatian klub tetap tertuju pada pertandingan yang harus dijalani di tengah ketidakpastian kasus finansial tersebut.

The Citizens dijadwalkan menjamu Brighton di Etihad Stadium, Sabtu besok. Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi pasukan Man City untuk memperlebar keunggulan di puncak klasemen Premier League.

Setelah itu, mereka akan menghadapi dua pertandingan tandang melawan Nottingham Forest dan RB Leipzig.

Sementara itu, kelanjutan kasus finansial yang menjerat klub masih menyisakan pertanyaan, termasuk mengenai kemungkinan Man City tetap berkompetisi di Premier League pada musim berikutnya.

 

Sumber: EPL Index

Berita Terkait