Kartu Merah Kontra Chelsea, Lisandro Martinez Dinilai Tak Layak Bertahan di MU

Joe Cole menilai Lisandro Martinez sudah tidak punya masa depan di Manchester United setelah kartu merah kontra Chelsea. Ia mengkritik kesalahan sang bek.

BolaCom | Aga Deta AndityaDiterbitkan 01 November 2026, 18:08 WIB
Bek Manchester United asal Argentina, Lisandro Martinez (6), bereaksi saat meninggalkan lapangan setelah diganjar kartu merah dalam pertandingan Liga Inggris antara Chelsea dan Manchester United di Stamford Bridge, London, pada 31 Oktober 2026. (Glyn Kirk / AFP)

Bola.com, Jakarta - Joe Cole melontarkan kritik tajam terhadap Lisandro Martinez setelah bek Manchester United itu diusir dari lapangan saat menghadapi Chelsea. Cole bahkan menilai pemain asal Argentina tersebut sudah tidak memiliki masa depan di Old Trafford setelah Setan Merah kalah 0-2 di Stamford Bridge, Sabtu (31/10/2026) malam WIB.

Kekalahan pada pekan kesembilan Premier League 2026/2027 itu memperpanjang periode tanpa kemenangan Manchester United menjadi sembilan pertandingan. Hasil tersebut juga membuat posisi mereka semakin dekat dengan zona degradasi.

Advertisement

Chelsea unggul lebih dahulu melalui aksi individu Morgan Rogers pada awal babak kedua. Martinez kemudian melakukan dua pelanggaran yang berujung kartu kuning, termasuk insiden terhadap Wesley Fofana yang membuat wasit memberikan penalti kepada tuan rumah.

Cole Palmer menjalankan tugasnya dengan baik dari titik putih untuk menggandakan keunggulan Chelsea. Cole menilai kesalahan Martinez dalam pertandingan tersebut menjadi gambaran masalah yang terlalu sering dialami Manchester United.


Cole Anggap Lisandro Martinez Sudah Kehabisan Waktu di MU

Wasit Peter Bankes menunjukkan kartu merah kepada pemain Manchester United Lisandro Martinez (6) dalam laga Premier League antara Chelsea vs Manchester United di London, Inggris, Sabtu, 31 Oktober 2026. (AP Photo/Ian Walton)

Cole menilai Manchester United perlu mempertimbangkan masa depan Martinez setelah serangkaian kesalahan yang dilakukan sang bek. Menurut mantan pemain Chelsea tersebut, Martinez terlalu sering terlibat dalam momen yang merugikan Setan Merah.

Ia tetap mengakui kualitas Martinez ketika memperkuat Timnas Argentina. Namun, pencapaian sang pemain bersama negaranya tidak mengubah pandangan Cole mengenai kontribusinya di Manchester United.

"Seperti apa pun bentuk Manchester United berikutnya nanti, saya pikir masa Lisandro Martinez di klub ini sudah berakhir. Kita tahu dia pernah tampil luar biasa bersama Timnas Argentina dan meraih sejumlah pencapaian hebat," kata Cole saat menjadi komentator pertandingan untuk TNT Sports.

"Namun, dia terlalu sering berada di pusat masalah Manchester United dan bertanggung jawab atas momen-momen serta gol seperti itu. Jadi, saya pikir mungkin inilah akhir waktunya di klub tersebut," lanjutnya.


Cole Sebut Lisandro Martinez Kehilangan Kendali

Lisandro Martinez dari Manchester United bereaksi setelah menerima kartu merah selama pertandingan Premier League antara Manchester United dan Leeds di Manchester, Inggris, Selasa (14-4-2026) dini hari WIB. (AP Photo/Dave Thompson)

Cole juga memberikan penilaian terhadap insiden yang membuat Martinez menerima kartu merah. Ia melihat bek tersebut gagal mengatasi duel dengan Fofana hingga kehilangan posisi dan melakukan pelanggaran yang berakibat fatal.

Menurut Cole, Martinez tidak mampu mengendalikan emosinya dalam situasi tersebut. Kesalahan itu kemudian memberikan keuntungan besar bagi Chelsea yang berhasil mendapatkan hadiah penalti sekaligus membuat Manchester United kehilangan satu pemain.

"Ini benar-benar sulit dipercaya. Dia kehilangan kendali emosinya," ujar Cole.

"Menurut saya, dia kalah dalam duel fisik di sudut lapangan, kemudian berada di posisi yang salah dan kehilangan kendali. Itu merupakan kesalahan yang sangat fatal," tegasnya.

Sumber: Metro


Persaingan Sengit di Liga Inggris

Berita Terkait