Hasil Final Hylo Open 2026: Tiwi/Fadia Amankan Gelar usai Bungkam Unggulan Pertama

Tiwi/Fadia juara Hylo Open 2026 usai menundukkan unggulan pertama 21-18, 21-19 di Saarbrucken.

BolaCom | Harley IkhsanDiterbitkan 02 November 2026, 00:14 WIB
Ganda putri Indonesia, Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi, juara Hylo Open 2026. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Bola.com, Jakarta - Ganda putri Indonesia Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti menegaskan dominasi di Hylo Open 2026. Mereka naik podium juara setelah menaklukkan unggulan pertama asal Chinese Taipei, Hsu Yin-hui/Lin Jhih-yun, dengan skor 21-18, 21-19 pada final di Saarlandhalle, Saarbrucken, Jerman, Minggu (1/11/2026) malam WIB.

Partai puncak dibuka dengan start meyakinkan dari Tiwi/Fadia yang melesat 5-1. Keunggulan itu sempat tergerus hingga pasangan Indonesia tertinggal 6-8, sebelum duel berubah menjadi adu konsistensi reli dan penguasaan net.

Advertisement

Dalam keadaan 9-12, Tiwi/Fadia merebut kembali momentum. Enam angka berturut-turut mengubah arah gim, membuat mereka kembali memimpin dan mengamankan gim pembuka 21-18 tanpa melepas kendali pada poin-poin akhir.

Laga ketat berlanjut di gim kedua. Pada fase kritis, Tiwi/Fadia memutar keadaan dari 16-18 untuk memastikan kemenangan 21-19, menutup final dua gim langsung atas ganda putri nomor satu turnamen.

Hasil ini menjadi gelar kedua Tiwi/Fadia pada BWF World Tour. Sebelumnya mereka berjaya pada Thailand Masters 2026 usai membekuk duo China Bao Li Jing/Li Yi Jing, menegaskan progres konsisten sepanjang musim.


Jonatan Christie Takluk

Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Pada laga sebelumnya, tunggal putra Indonesia Jonatan Christie harus mengakui keunggulan wakil India, Lakshya Sen, dan menyerah 17-21, 10-21.

Awal pertandingan berlangsung ketat hingga 4-4, tetapi Sen kemudian merebut empat angka beruntun. Jonatan sempat bangkit dan memutar skor menjadi 9-8, sebelum kembali kehilangan ritme.

Rangkaian kesalahan membuat Jonatan tertinggal hingga 10-18. Meski mampu memangkas selisih hingga hanya terpaut satu poin, dia akhirnya terpaksa merelakan gim pembuka 17-21.

Gim kedua dimulai kurang ideal dengan Jonatan tercecer 0-4. Sesekali memberi perlawanan, pebulu tangkis 29 tahun itu tetap tertinggal sepanjang gim dan akhirnya tumbang 10-21.

Dengan hasil ini, Jonatan masih menanti gelar pertama pada 2026. Sebelumnya dia juga kandas di final India Open dan Indonesia Open.

Berita Terkait