Terlibat Insiden dengan Charles Leclerc di GP Meksiko, Lewis Hamilton Desak Diskusi Serius di Internal Ferrari

Lewis Hamilton ingin Ferrari gelar pembicaraan serius usai insiden sengit di GP Meksiko dengan rekan setim, Charles Leclerc.

BolaCom | Farrel Mido DestianoDiterbitkan 02 November 2026, 10:45 WIB
Pembalap Ferrari asal Inggris, Lewis Hamilton (kiri), diikuti oleh rekan setimnya, Charles Leclerc dari Monako, setelah dimulainya balapan Formula 1 Grand Prix Meksiko di Mexico City, Senin (2-11-2026) dini hari WIB. (Foto AP/Fernando Llano)

Bola.com, Jakarta - Lewis Hamilton mendesak adanya pembahasan serius di internal Ferrari menyusul insiden dengan rekan setimnya, Charles Leclerc, pada F1 GP Meksiko, Senin (2-11-2026) dini hari WIB.

Gesekan antar duo pembalap Ferrari tersebut mewarnai jalannya balapan yang berlangsung ketat di Autodromo Hermanos Rodriguez.

Advertisement

Insiden berawal saat kedua pembalap berduel jarak dekat untuk memperebutkan posisi terdepan di tikungan pertama.

Hamilton yang memimpin saat memasuki Tikungan 1 harus merelakan posisinya direbut Leclerc dari sisi luar Tikungan 4, di mana Leclerc menyelesaikan manuver tersebut hingga sempat keluar dari lintasan.

Kerugian Hamilton makin bertambah setelah ia juga tersalip oleh pembalap Red Bull Racing, Max Verstappen, yang memanfaatkan kekacauan tersebut.

Hamilton yang merosot ke posisi ketiga langsung menyuarakan kekecewaannya secara terbuka melalui radio tim Ferrari.


Gagal Raih Podium Utama

Pembalap Mercedes Andrea Kimi Antonelli dari Italia, yang finis ketiga, merayakan podium setelah memenangkan kejuaraan dunia bersama pembalap Ferrari peringkat kedua, Lewis Hamilton, dari Inggris pada balapan mobil Grand Prix F1 Meksiko di Mexico City, Senin (2-11-2026) dini hari WIB. (AP Photo/Fernando Llano)

Juara dunia tujuh kali tersebut merasa tidak puas karena Leclerc tidak mengembalikan posisi kepadanya seusai manuver tersebut.

Ia juga mempertanyakan keputusan pengawas balapan atau stewards yang hanya menjatuhkan penalti lima detik kepada Leclerc, sementara ia pernah dijatuhi penalti sepuluh detik untuk insiden serupa musim lalu.

Pembalap veteran asal Inggris tersebut akhirnya mampu bangkit dan merebut kembali posisi kedua dari tangan Leclerc saat restart menyusul bendera merah atau red flag.

Hamilton menyentuh garis finis di urutan kedua di belakang Verstappen yang keluar sebagai pemenang.

Seusai balapan, Hamilton menilai insiden di awal lomba telah merenggut peluang emas timnya untuk mengamankan kemenangan.

Ia menegaskan perlunya evaluasi mendalam di balik layar agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan.

"Hari yang berat. Saya pikir kami memiliki kecepatan untuk menang hari ini, tetapi keberuntungan belum memihak dan kami akan membahasnya secara internal untuk mencari solusi terbaik," ujar Hamilton seusai balapan.


Kecewa Tak Ada Pengembalian Posisi

Hamilton merujuk pada aturan yang telah disepakati dalam sesi pengarahan pembalap mengenai kewajiban mengembalikan posisi jika keluar dari lintasan saat menyalip.

Ia menilai ketegasan aturan tersebut harus diterapkan secara konsisten.

Kendati menyayangkan kegagalan meraih podium utama, Hamilton tetap memberikan apresiasi atas peningkatan performa Ferrari.

Ia menilai kerja keras tim telah membuahkan hasil positif, terlebih mereka mampu tampil kompetitif, meski masih menggunakan spesifikasi mesin lama.

Di sisi lain, Leclerc harus puas mengakhiri balapan di posisi keempat setelah mengalami masalah tumpuan ban di Tikungan 1 saat restart, yang membuatnya kehilangan posisi dari Hamilton.

 

Sumber: Crash

Berita Terkait