Bola.com, Jakarta - Ryo Hirakawa meraih poin pertamanya pada debut Formula 1 setelah hasil Grand Prix Meksiko berubah akibat sejumlah penalti selepas balapan, Senin (2/11/2026) dini hari WIB.
Pembalap Haas itu awalnya finis ke-13, tetapi naik ke posisi ke-10 setelah Oscar Piastri serta dua pembalap Alpine, Franco Colapinto dan Pierre Gasly, terkena hukuman.
Hirakawa mendapat kesempatan tampil setelah Haas mencadangkan Esteban Ocon pada akhir pekan balapan di Meksiko. Pembalap Jepang berusia 32 tahun itu menyelesaikan balapan di Autodromo Hermanos Rodriguez, sebelum perubahan hasil resmi mengantarkannya masuk ke zona poin.
Piastri lebih dulu menerima penalti waktu 10 detik akibat insiden dengan Arvid Lindblad. Hukuman itu mengangkat Hirakawa ke posisi ke-12, lalu penalti untuk kedua pembalap Alpine membuatnya naik lagi ke urutan ke-10.
Penalti Alpine Mengubah Hasil Balapan
Colapinto dan Gasly sama-sama dihukum karena tidak cukup memperlambat mobil saat melewati sektor bendera kuning. Colapinto menerima penalti waktu 10 detik, sedangkan Gasly dijatuhi hukuman stop-and-go yang dikonversi menjadi penalti 30 detik.
Sebelum hukuman diterapkan, Colapinto menempati posisi kedelapan dan Gasly berada di urutan ke-10. Penalti tersebut membuat keduanya terlempar dari zona poin dan mengubah susunan pembalap di belakang enam besar.
Liam Lawson kemudian naik ke posisi ketujuh, Gabriel Bortoleto ke urutan kedelapan, dan Isack Hadjar ke posisi kesembilan. Hirakawa menempati posisi ke-10 sekaligus mengamankan satu poin pada penampilan perdananya di F1.
Perubahan hasil itu juga berpengaruh pada persaingan konstruktor. Alpine kehilangan lima poin yang sempat diraih di Meksiko, sementara Haas menambah satu poin melalui Hirakawa.
Hirakawa Nikmati Debut Formula 1
Hirakawa mengaku fokus utamanya dalam balapan adalah menyelesaikan lomba dan mempelajari situasi yang dihadapinya. Ia menilai fase start dan lap pertama menjadi tantangan, terutama ketika memasuki Tikungan 1.
“Banyak hal yang harus dilakukan hari ini, terutama saat start dan lap pertama. Tidak mudah, khususnya ketika memasuki Tikungan 1,” ujar Hirakawa, dikutip dari Crash, Senin (2/11/2026).
Ia menyebut stint pertama terasa sulit, tetapi kepercayaan dirinya meningkat setelah Safety Car. Pada fase akhir balapan, Hirakawa merasa lebih nyaman dan berhasil melewati dua mobil.
Hirakawa mengaku senang bisa menuntaskan debutnya dan memperoleh banyak pelajaran. Poin yang didapat setelah penalti pascabalapan pun menjadi hasil tambahan dari kesempatan pertamanya tampil di Formula 1.
Sumber: Crash