Marc Marquez Belum Mau Rayakan Gelar Juara MotoGP: Saya Tak Ingin Terjebak

Alih-alih terlena, Marc Marquez menegaskan dirinya dan tim masih akan sangat fokus hingga gelar dunia benar-benar di tangan.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 03 November 2026, 13:30 WIB
Pembalap Ducati Lenovo Team asal Spanyol, Marc Marquez, berbicara dalam konferensi pers menjelang MotoGP Malaysia di Sirkuit Internasional Sepang, Sepang, Kamis (29/10/2026). (Mohd Rasfan / AFP)

Bola.com, Jakarta - Marc Marquez belum ingin berbicara terlalu jauh soal peluangnya meraih gelar juara dunia MotoGP.

Pembalap asal Spanyol itu menegaskan fokusnya masih tertuju pada balapan berikutnya, meski kini ia memiliki keunggulan cukup besar di klasemen.

Advertisement

Pada 31 Mei, Marquez masih tertinggal 102 poin dari Marco Bezzecchi yang saat itu memimpin klasemen.

Namun, setelah balapan di Sepang, Minggu akhir pekan kemarin, Marquez justru unggul 44 poin atas Jorge Martin yang menempati posisi kedua dan sedang mengalami cedera.

Ia juga memiliki jarak 67 poin dari Bezzecchi.

Kemenangan dominan di Malaysia membuat peluang Bezzecchi dalam persaingan gelar juara dunia makin tipis.

Marquez bahkan berpeluang memastikan gelar pada MotoGP Qatar pekan ini. Syaratnya, ia harus meraih 30 poin lebih banyak dari Martin dan unggul delapan poin atas Bezzecchi.


Strategi Sempurna

Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez (depan), memacu motornya saat menjalani sesi balapan MotoGP Malaysia di Sirkuit Internasional Sepang, Sepang, Minggu (1/11/2026). (Mohd Rasfan/ AFP)

Marquez menjalankan strategi dengan sempurna sejak awal balapan di Sepang. Ia menyalip Alex Marquez, sang pemegang pole position sekaligus adiknya, untuk merebut posisi terdepan.

Setelah itu, Marquez perlahan memperlebar jarak dari para pembalap di belakangnya.

Ia akhirnya finis dengan keunggulan lebih dari empat detik atas Pedro Acosta. Acosta menempati posisi di antara dua bersaudara Marquez di podium.

"Ketika hari itu menjadi milik Anda, Anda harus memanfaatkannya sebaik mungkin. Saya sangat fokus sejak awal, memperlakukannya seperti serangan untuk mencatat waktu terbaik dan mengambil risiko. Namun, mentalitas saya tidak berubah. Kami tetap menjaga fokus. Balapan memang tinggal sedikit, tetapi masih ada banyak momen," ujar Marquez.


Lebih dari Menang

Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, memacu motornya saat menjalani sesi balapan MotoGP Malaysia di Sirkuit Internasional Sepang, Sepang, Minggu (1/11/2026). (Mohd Rasfan/ AFP)

Marquez mengakui kemenangan di Sepang memiliki arti lebih dari sekadar tambahan satu kemenangan grand prix.

"Ya, ini lebih dari sekadar kemenangan, tetapi kami masih harus menyelesaikan pekerjaan," katanya.

"Saya sangat fokus pada momen ketika Anda harus memanfaatkan peluang. Akhir pekan ini, saya merasa bahwa inilah salah satu momen itu. Jorge mengalami cedera, dan kami tidak boleh membiarkan Bezzecchi mendapatkan momentum karena ada beberapa sirkuit mendatang yang cocok untuknya," tutur Marquez usai race di Sepang.

"Sejak FP1, saya turun ke lintasan seperti sedang berusaha menyerang catatan waktu. Saya mencoba menemukan batas kemampuan selama latihan, lalu mengelola balapan dengan cara terbaik," lanjutnya.


Belum Selesai

Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, berselebrasi di podium setelah memenangi sprint race MotoGP Mandalika 2026 di Sirkuit Mandalika, Lombok, Sabtu (10/10/2026). (Sonny Tumbelaka/AFP)

Dalam waktu kurang dari lima bulan, Marquez beralih dari posisi tertinggal 102 poin dari pemimpin klasemen menjadi pembalap yang kini unggul 44 poin di puncak.

Meski begitu, ia tidak ingin terlena dengan keunggulan yang dimiliki.

"Ya, tetapi pekerjaan kami belum selesai. Saya tidak ingin terjebak, mulai dari sini di depan mikrofon, dengan berpikir bahwa semuanya sudah beres. Tidak. Saya ingin melanjutkan dengan mentalitas yang sama karena, saya tegaskan, balapan memang tinggal sedikit, tetapi masih banyak momen. Kami harus tetap sangat fokus," ucapnya.


Fisik Berangsur Membaik

Pembalap Ducati Lenovo Team asal Spanyol, Marc Marquez, mengikuti sesi latihan bebas menjelang MotoGP Indonesia 2026 di Sirkuit Internasional Mandalika, Mandalika, Jumat (9/10/2026). (Sonny Tumbaleka/AFP)

Ketika ditanya mengenai momen berikutnya yang ia maksud, Marquez menyebut prioritas terdekatnya adalah pulang untuk beristirahat sebelum bertolak ke Qatar.

"Momen berikutnya adalah pulang dan beristirahat. Kami akan tiba di Qatar pada Kamis, lalu mulai mempersiapkan akhir pekan dengan mentalitas yang sama," jelasnya.

Kondisi fisik Marquez berangsur membaik setelah mengalami masalah pada bahu dan lengan. Namun, ia mengakui kemenangan-kemenangan belakangan ini turut berperan besar dalam menjaga momentumnya.

"Bahu dan lengan saya tidak pulih sepenuhnya. Ini soal beradaptasi, bertahan, dan menemukan cara berbeda untuk mengendarai motor, serta mencari hal-hal yang bisa membantu saya. Namun, paruh kedua musim ini sangat membantu saya. Secara mental, bersaing untuk gelar juara dunia adalah hal yang membuat saya melaju cepat," ungkapnya.

 

Sumber: Motorsport

Berita Terkait