Solskjaer Buka Pintu Kembali ke Manchester United, Tetap Dukung Carrick

Ole Gunnar Solskjaer membuka peluang kembali ke Manchester United di tengah tekanan pada Michael Carrick, namun menegaskan tetap mendukung sang manajer.

BolaCom | ThomasDiterbitkan 03 November 2026, 17:35 WIB
Ole Gunnar Solskjaer bersama maskot Manchester United. (AFP/Andrew Yates)

Bola.com, Jakarta - Ole Gunnar Solskjaer mengisyaratkan masih terbuka untuk kembali ke Manchester United. Mantan manajer Setan Merah itu menegaskan tidak akan menolak jika suatu saat diminta kembali ke Old Trafford, sembari tetap menyatakan dukungannya untuk Michael Carrick.

Isyarat tersebut muncul di tengah periode sulit Manchester United. Tim dikabarkan melewati sembilan pertandingan tanpa kemenangan, yang disebut sebagai rentetan terpanjang klub sejak 1988, sehingga masa depan Carrick mulai dipertanyakan dan berpotensi dievaluasi saat jeda internasional.

Advertisement

Di sisi lain, Solskjaer mengaku masih memiliki ikatan emosional yang kuat dengan klub yang pernah ia tangani hampir tiga tahun. "Saya merasa masih ada sesuatu yang belum terselesaikan. Tentu akan menyenangkan jika mendapat kesempatan lagi," ujarnya seperti dikutip dari Tribal Football.

Solskjaer menambahkan bahwa kemungkinan kembali ke Manchester United bukan gagasan yang ia tutup rapat, meski tidak menjadi fokus saat ini. "Jika Michael bekerja dengan baik selama 10 tahun, kemudian memutuskan berhenti, dan mereka bertanya apakah saya bisa menangani tim selama dua bulan, tentu saya tidak akan mengatakan tidak," katanya. "Saya sudah berada di klub itu selama 18–19 tahun. Jadi, klub tersebut sudah seperti keluarga. Namun, itu bukan sesuatu yang sedang saya pikirkan," lanjutnya.


Solskjaer Tetap Percaya Michael Carrick

Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, bersalaman dengan pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, usai laga Premier League di Stadion Old Trafford, Manchester, Minggu (20/10). Kedua klub bermain imbang 1-1. (AFP/Oli Scarff)

Meski membuka peluang kembali, Solskjaer menegaskan tidak berharap Carrick kehilangan pekerjaannya. Ia menilai mantan gelandang Manchester United itu memiliki kapasitas untuk mengarahkan tim kembali ke jalur yang tepat.

Kedekatan keduanya terbangun sejak era Solskjaer sebagai manajer ketika Carrick menjadi bagian dari staf kepelatihan. Pengalaman kerja bersama tersebut membuat Solskjaer memahami karakter dan kualitas Carrick secara langsung.

"Michael memiliki apa yang dibutuhkan untuk membawa klub itu maju. Menurut saya, dia adalah orang yang tepat," ujar Solskjaer.

Menurutnya, Carrick memahami identitas Manchester United, mengerti karakter suporter, sekaligus paham ekspektasi besar yang melekat pada klub. Keyakinan itu juga menggambarkan dukungan moral dari Solskjaer di tengah tekanan yang sedang dihadapi Carrick.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa peluang Solskjaer kembali ke Old Trafford tidak dimaksudkan untuk mereduksi kepercayaan terhadap Carrick. Ia justru berharap kolega lamanya itu bisa membuktikan kualitasnya sebagai manajer.


Solskjaer Sempat Masuk Radar Manchester United

Peluang Solskjaer kembali ke Manchester United sempat mengemuka ketika klub mencari pengganti Ruben Amorim pada Januari 2026. Ia mengungkap sempat berbicara dengan petinggi klub, termasuk Jason Wilcox dan Omar Berrada.

Meski ada komunikasi, pembicaraan itu tidak berlanjut ke negosiasi kontrak. Solskjaer menyatakan kesediaannya membantu bila dibutuhkan, tanpa menetapkan syarat mengenai durasi kontrak atau persyaratan lainnya.

Pada akhirnya, Manchester United menunjuk Carrick untuk menangani tim. Keputusan tersebut sempat memberi harapan setelah Carrick melewati periode positif sebagai pelatih sementara sebelum kemudian diangkat menjadi manajer permanen.

Namun, laju Manchester United pada musim 2026/2027 tidak berjalan sesuai ekspektasi. Rentetan hasil tanpa kemenangan mendorong tekanan kepada Carrick dan memicu kembali spekulasi soal pergantian pelatih.

Solskjaer sendiri memimpin Manchester United pada Desember 2018 hingga November 2021, membawa klub ke final Liga Europa dan finis kedua di Premier League musim 2020/2021. Kini, meski mengaku masih punya urusan yang belum tuntas bersama klub, ia memilih menghormati posisi Carrick: tidak sedang mengincar jabatan tersebut, tetapi juga tidak menutup pintu jika kesempatan kembali benar-benar datang.

Berita Terkait