Persebaya Ditekuk Kendal Tornado di I League Cup, Bernardo Tavares: Kekalahan Ini Tanggung Jawab Saya

Persebaya secara mengejutkan takluk dari Kendal Tornado FC di I League Cup 2026/2027.

BolaCom | Aditya WanyDiterbitkan 04 November 2026, 10:30 WIB
Duel Kendal Tornado FC menjamu Persebaya Surabaya di Grup G I.League Cup 2026/27 di Stadion Sriwedari, Solo, Selasa (3-11-2026). (Dok. ileague.id)

Bola.com, Solo - Persebaya Surabaya harus menerima kekalahan menyakitkan saat mengawali kiprah di I League Cup 2026/2027.

Mereka dipaksa takluk saat melawan Kendal Tornado FC dengan skor 2-3 dalam pertandingan Grup G di Stadion Sriwedari, Solo, Selasa (3-11-2026).

Advertisement

Dua gol Ramadhan Sananta dan Toni Firmansyah belum mampu menghindarkan Bajul Ijo dari kekalahan pada laga pembuka. Sedangkan tiga gol Tornado masing-masing disumbang Akbar Firmansyah, Dimas Sukarno, dan Patrick Cruz.

Di tengah hasil buruk tersebut, pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, memilih berdiri paling depan dan menegaskan bahwa kegagalan tim sepenuhnya menjadi tanggung jawabnya.

Tavares memberikan penghormatan kepada tim tuan rumah. Ia menilai efektivitas menjadi pembeda utama dalam pertandingan tersebut, sekaligus mengingatkan bahwa dominasi statistik tidak otomatis menghasilkan tiga poin.

"Selamat untuk Kendal Tornado atas kemenangan ini. Mereka mampu memanfaatkan peluang dengan lebih baik. Dalam sepak bola, penguasaan bola dan jumlah tembakan tidak selalu menjamin kemenangan. Kami harus lebih efektif ketika mendapatkan kesempatan," kata Tavares.


Kesalahan Persebaya

Duel Kendal Tornado FC menjamu Persebaya Surabaya di Grup G I.League Cup 2026/27 di Stadion Sriwedari, Solo, Selasa (3-11-2026). (Dok. persebaya.id)

Pelatih asal Portugal itu menyoroti sejumlah kesalahan yang dilakukan anak asuhnya, terutama ketika kehilangan penguasaan bola.

Situasi transisi yang tidak berjalan baik membuat Kendal Tornado mendapatkan kesempatan melancarkan serangan berbahaya.

"Kami melakukan beberapa kesalahan, terutama ketika kehilangan bola saat transisi. Ada umpan yang tidak berjalan dengan baik dan situasi tersebut bisa dimanfaatkan lawan untuk menyerang," ulas Tavares.

"Hal-hal seperti ini harus kami evaluasi karena pada level kompetisi seperti ini, kesalahan kecil bisa berujung fatal," imbuhnya.

Kekalahan ini memperpanjang periode sulit Persebaya setelah gagal mengalahkan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bung Tomo pada laga pekan kedelapan BRI Super League 2026/2027.

Pada pertandingan yang berlangsung Jumat (30-10-2026) itu, kedua tim bermain imbang 1-1 sehingga Bajul Ijo belum meraih kemenangan dalam dua laga terakhir.


Tekanan Membesar

Duel Kendal Tornado FC menjamu Persebaya Surabaya di Grup G I.League Cup 2026/27 di Stadion Sriwedari, Solo, Selasa (3-11-2026). (Dok. persebaya.id)

Situasi tersebut membuat tekanan terhadap Persebaya makin besar. Meski demikian, Tavares merasa bertanggung jawab atas keputusan dan persiapan tim.

Ia menegaskan, posisi pelatih mengharuskannya menerima konsekuensi dari hasil pertandingan. Tavares pun secara terbuka menyatakan tidak akan melepaskan tanggung jawab atas kegagalan Persebaya membawa pulang hasil positif dari Solo.

"Terkait hasil ini, saya bertanggung jawab sepenuhnya sebagai pelatih. Kekalahan ini menjadi tanggung jawab saya," ujar eks pelatih PSM Makassar itu.

Bagi Persebaya, hasil buruk tersebut menjadi bahan evaluasi penting sebelum melanjutkan persaingan di Grup G I League Cup 2026/2027.

Sampai sejauh ini, hujatan di media sosial dari Bonek terus mengarah kepada Tavares. Dia dianggap sebagai pihak yang harus bertanggung jawab atas permainan buruk yang menghilangkan karakter khas Persebaya.

Berita Terkait