Bukan Bruno Fernandes atau Cunha, Peter Schmeichel Sebut Sosok Kunci Comeback MU atas Roma

Peter Schmeichel tunjuk bintang MU yang mengubah jalannya laga kontra Roma di Liga Champions.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 04 November 2026, 13:00 WIB
Mantan kiper Denmark, Peter Schmeichel (kanan), berbicara dengan mantan pemain Inggris kelahiran Kanada, Owen Hargreaves, sebelum pertandingan Grup C UEFA Euro 2024 antara Denmark dan Inggris di Frankfurt Arena di Frankfurt am Main pada 20 Juni 2024. (Kirill KUDRYAVTSEV/AFP)

Bola.com, Jakarta - Legenda Manchester United, Peter Schmeichel, memberikan pujian kepada Youri Tielemans. Gelandang yang direkrut pada musim panas lalu itu dinilai berperan penting dalam kebangkitan MU ketika menaklukkan Roma di Liga Champions.

MU sempat berada dalam situasi sulit setelah Roma unggul dua gol di Old Trafford, Rabu (4-11-2026) dini hari WIB.

Advertisement

Matias Soule memanfaatkan ruang yang terbuka di dekat kotak penalti tuan rumah untuk membawa tim Italia itu memimpin pada menit ke-12.

Harapan MU untuk menghindari kekalahan keempat secara beruntun makin tipis ketika Donyell Malen menggandakan keunggulan Roma melalui titik penalti.

Penalti diberikan setelah Ayden Heaven memblok tembakan lawan menggunakan tangannya.

Suporter tuan rumah bahkan meluapkan kekecewaan dengan mencemooh para pemain saat turun minum.

Namun, MU tampil lebih baik pada babak kedua dan mendapat peluang untuk bangkit setelah Bruno Fernandes mencetak gol melalui penalti yang harus diulang, sesaat sebelum pertandingan memasuki satu jam.

MU masih terancam menelan kekalahan dan Michael Carrick berisiko kehilangan pekerjaannya. Akan tetapi, dua gol Matheus Cunha pada menit-menit akhir memastikan kemenangan dramatis bagi Setan Merah.


Tielemans dan Baleba Pembeda

Gelandang Manchester United Kamerun #20, Carlos Baleba, bereaksi saat ia meninggalkan pertandingan setelah mengalami cedera selama Liga Champions UEFA, pertandingan League Phase antara Manchester United dan Roma di Old Trafford di Manchester, barat laut Inggris, pada 4 November 2026. (Oli SCARFF/AFP)

Schmeichel mengaku sangat kecewa dengan penampilan MU pada babak pertama. Namun, ia menilai masuknya Tielemans setelah Carlos Baleba mengalami cedera menjadi titik perubahan dalam pertandingan.

Gelandang asal Belgia itu masuk tak lama setelah jeda dan langsung memberikan pengaruh besar. Schmeichel menyebut penampilan Tielemans sebagai yang terbaik sejak membela MU.

"Sudah waktunya kami melakukan sesuatu seperti ini. Manchester United berkali-kali melakukan hal semacam ini pada masa lalu, tetapi sudah sangat lama sejak terakhir kali terjadi," ujar Schmeichel kepada CBS Sports.

"Pada babak pertama, saya sangat sedih melihat apa yang terjadi selama 45 menit itu. Permainan mereka buruk, benar-benar buruk. Kemudian Carlos Baleba cedera pada awal babak kedua dan saya berpikir, keadaan tidak mungkin menjadi lebih buruk lagi," lanjutnya.

"Namun, Youri Tielemans masuk dan mengubah permainan. Itu penampilan terbaik yang pernah saya lihat darinya bersama Manchester United dan saya sangat senang untuknya. Dia masuk ke lini tengah, mendorong tim maju, dan tampil sebagai pemimpin. Sangat luar biasa melihatnya," ulas Schmeichel.


Titik Balik MU

Pemain Manchester United Matheus Cunha mencetak gol ketiga timnya dalam laga Liga Champions antara Manchester United vs AS Roma di Manchester, Inggris, Selasa, 3 November 2026. (AP Photo/Jon Super)

Schmeichel menilai kemenangan tersebut berpotensi menjadi titik balik bagi MU. Menurutnya, para pemain kini merasakan kembali pengalaman menjadi bagian dari MU dalam malam besar di kompetisi Eropa.

"Bagi saya, ini bisa menjadi titik balik yang besar. Para pemain sekarang sudah merasakan bagaimana rasanya menjadi pemain Manchester United dan tampil dalam malam-malam besar di Eropa. Bangkit dari ketertinggalan 0-2 adalah sesuatu yang sudah dilakukan MU selama bertahun-tahun. Saya sangat, sangat bahagia untuk Michael Carrick karena dia membutuhkan kemenangan ini," tuturnya.

Putra Peter Schmeichel, Kasper, yang pernah menjadi kiper Leicester City, juga menyoroti peran Tielemans.

Dalam komentarnya kepada BBC Radio 5 Live, ia menyebut MU tampil berbeda pada babak kedua setelah tidak menunjukkan usaha maksimal.

"Saya mengatakan pada babak pertama, jika memang harus kalah, kalahlah dengan berjuang. Kekalahan bisa diterima jika Anda sudah memberikan segalanya, tetapi mereka tidak melakukannya pada babak pertama," ujar Kasper.

"Namun, mereka melakukannya pada babak kedua. Carlos Baleba menjadi pemicu perubahan, meski sangat disayangkan dia mengalami cedera. Youri Tielemans masuk dan sedikit mengubah permainan. Tim menjadi lebih mampu mengendalikan pertandingan," lanjutnya.


Tolok Ukur Carrick

Pemain AS Roma Matias Soule melakukan percobaan mencetak gol dalam laga Liga Champions antara Manchester United vs AS Roma di Manchester, Inggris, Selasa, 3 November 2026. (AP Photo/Jon Super)

Kasper juga menilai comeback itu bisa menjadi tolok ukur bagi Carrick ketika menghadapi situasi sulit di kemudian hari.

Ia menyebut para pemain harus menunjukkan semangat dan kerja keras seperti yang terlihat pada babak kedua.

"Ketika bermain dalam pertandingan seperti ini dan tertinggal dua gol, Anda merasa semuanya sudah selesai. Jadi, berikan saja seluruh kemampuan. Anda harus berlari dan berjuang. Itulah standar yang seharusnya diterapkan," ucapnya.

Kemenangan tersebut membuat MU menempati posisi ke-17 klasemen Liga Champions setelah melewati empat pertandingan. Sementara itu, Roma turun ke peringkat ke-19.

 

Sumber: Metro

Berita Terkait