Bola.com, Jakarta - Manchester City masih menjalani proses banding setelah dinyatakan bersalah atas 114 pelanggaran aturan keuangan Premier League. Namun, persoalan yang dihadapi The Citizens berpotensi bertambah.
Pada September, Premier League mengumumkan Man City terbukti melakukan penggelembungan nilai kesepakatan sponsor secara artifisial selama sembilan tahun, yakni dari 2009 hingga 2018.
Man City tetap menyatakan tidak bersalah. Hasil proses banding diperkirakan akan diketahui dalam beberapa bulan mendatang.
Meski begitu, The Independent menyebut sejumlah petinggi sepak bola Inggris menginginkan penyelidikan lebih lanjut terhadap klub asal Manchester itu.
Cek klasemen terkini Premier League 2026/2027 di sini.
Premier League Hadapi Dilema
Premier League dikabarkan berada dalam posisi dilematis. Sejumlah pejabat sepak bola Inggris mendorong agar dugaan pelanggaran Man City diperiksa lebih jauh, terutama untuk periode setelah 2018.
Mereka mempertanyakan apakah praktik penggelembungan nilai sponsor benar-benar berhenti pada 2018. Sebab, pendapatan komersial Man City disebut masih berada di level yang sama.
Dalam penyelidikan sebelumnya, Premier League menyimpulkan Man City dan para sponsor yang berbasis di Abu Dhabi memiliki hubungan sebagai pihak terkait (related parties).
Jika hubungan itu terbukti masih berlangsung setelah 2018, hal tersebut dapat menjadi dasar untuk menjatuhkan sanksi tambahan atas musim-musim berikutnya.
Kasus hukum yang sedang berjalan dimulai pada 2023. Saat itu, Premier League menuduh Man City melakukan 115 pelanggaran aturan keuangan setelah sejumlah dokumen bocor.
Berbagai Potensi Sanksi
Kini, sejumlah petinggi menilai periode setelah 2018 belum diperiksa secara memadai. Namun, Premier League memilih tidak membahas perkara hukum itu sebelum prosesnya mencapai keputusan akhir.
Sejak putusan bersalah diumumkan, berbagai kemungkinan hukuman untuk Man City telah menjadi pembahasan.
Sanksi yang disebut-sebut mencakup denda besar, larangan transfer, pencabutan gelar, degradasi, hingga pengurangan poin.
Football Insider melaporkan pengurangan poin selama satu musim menjadi hukuman yang kemungkinan dijatuhkan jika dakwaan tetap berlaku setelah Man City menyelesaikan proses banding.
Jumlah pengurangan poin diperkirakan berada di kisaran 40 hingga 50.
60 Poin?
Sebelumnya, Alan Brazil, mantan pesepak bola yang kini menjadi penyiar talkSPORT, mengaku mendapat informasi Man City akan menerima hukuman pengurangan poin untuk satu musim.
Namun, ia menyebut angka yang lebih besar, yakni 60 poin.
"Saya mendengar akan ada pengurangan 60 poin. Hukuman itu akan menyenangkan banyak orang dan masih memberi City kesempatan untuk bertahan," kata Brazil.
Ia juga mengaku belum mengetahui kapan hukuman tersebut akan diterapkan. Brazil menilai pengurangan poin pada musim ini sulit dilakukan karena keputusan kemungkinan baru keluar ketika waktunya sudah terlambat.
"Apakah itu untuk musim depan? Namun, yang dibicarakan adalah pengurangan 60 poin," ujarnya.
Sumber: Give Me Sport