Man City Tak Boleh Terus Bergantung Gol pada Haaland, Maresca Minta Pemain Lain Lebih Tajam

Manajer Manchester City, Enzo Maresca, meminta para pemainnya ikut berkontribusi dalam urusan mencetak gol.

Bola.com, Jakarta - Manajer Manchester City, Enzo Maresca, meminta para pemainnya ikut berkontribusi dalam urusan mencetak gol. Ia menegaskan The Citizens tidak boleh terus-menerus bergantung kepada Erling Haaland sebagai mesin gol utama.

Haaland memang tampil produktif sepanjang musim ini. Striker asal Norwegia tersebut telah mengoleksi 13 gol di semua kompetisi. Namun, ia gagal mencetak gol ketika Manchester City takluk 0-1 dari Brighton pada Sabtu (31/10/2026).

Kekalahan itu membuat Manchester City kehilangan posisi puncak klasemen Premier League. Maresca pun menilai sudah saatnya pemain lain ikut mengambil tanggung jawab untuk menghasilkan gol.

"Hal yang sangat penting adalah kami selalu mampu menciptakan peluang dalam setiap pertandingan," ujar Maresca, Selasa (3/11/2026).

"Tentu saja, ketika Erling berada di lapangan, situasinya menjadi lebih baik karena dia akan mencetak gol. Setidaknya, kita tahu dia selalu berada di posisi yang dekat dengan peluang."

"Namun, kami tidak bisa mengandalkan Erling di setiap pertandingan. Pemain lain juga harus ikut mencetak gol."

Maresca menambahkan, kekalahan dari Brighton menjadi satu-satunya pertandingan musim ini ketika Manchester City gagal mencetak gol.

"Namun, tentu saja, kami selalu senang jika Erling berada di lapangan," lanjutnya.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Phil Foden Kondisinya Bugar

Maresca menyampaikan pernyataan tersebut menjelang pertandingan Manchester City melawan RB Leipzig pada fase liga Liga Champions, Kamis (5/11/2026) dini hari WIB.

The Citizens datang dengan modal cukup baik di kompetisi Eropa. Setelah kalah dari juara bertahan Paris Saint-Germain bulan lalu, mereka berhasil meraih kemenangan atas Porto dan AEK Athens.

Phil Foden menjadi salah satu pemain yang mencuri perhatian saat menghadapi AEK Athens. Gelandang Inggris itu mencetak hattrick dan menunjukkan tanda-tanda kembali ke performa terbaiknya.

Foden mengaku mendapatkan manfaat dari jeda pertandingan setelah menjalani hukuman larangan bermain di kompetisi domestik akibat kartu merah saat menghadapi Manchester United.

"Saya memang mendapatkan kartu merah yang tidak menguntungkan saat melawan Manchester United. Namun, saya merasa jeda tersebut memberikan dampak positif. Saya kembali dengan kondisi yang sangat segar dan tajam," kata Foden.

"Saya terlibat dalam banyak gol belakangan ini dan sangat senang dengan penampilan sendiri."

Foden juga berharap kembali mendapatkan kesempatan memperkuat Timnas Inggris. Ia mengakui tidak bisa mengendalikan keputusan pelatih Thomas Tuchel.

"Sepak bola penuh dengan pasang surut. Ada hal-hal yang memang tidak bisa kita kendalikan," ujarnya.

"Yang bisa dilakukan adalah terus memberikan kemampuan terbaik di lapangan dan menunjukkan performa bagus. Semoga suatu hari nanti kesempatan membela tim nasional kembali datang."

Persaingan Ketat di Skuad Manchester City

Meski mulai menunjukkan peningkatan performa, Foden justru tidak menjadi starter dalam dua pertandingan terakhir Manchester City di Premier League.

Maresca menjelaskan persaingan di dalam skuad sangat ketat karena memiliki 20 pemain senior dengan kualitas yang hampir merata.

"Kami bermain di semua kompetisi dan memiliki 20 pemain senior yang semuanya sangat bagus. Jadi, persaingan di antara mereka memang sangat ketat," kata Maresca.

Menurutnya, musim masih panjang dan Manchester City harus mengelola kebugaran pemain dengan baik agar bisa tampil maksimal ketika memasuki periode krusial.

"Ini bukan perlombaan jarak pendek, melainkan maraton. Tentu saja, saat ini kemenangan sangat penting. Namun, kami juga harus memastikan semua pemain tersedia dan dalam kondisi bugar ketika memasuki Februari, Maret, dan April, saat persaingan semakin menarik," pungkasnya.

Sumber: ESPN

Video Populer

Foto Populer