Kiper Andorra Terpukul atas Kematian Jesus de Miguel, Rekan Setim: Dia Tak Akan Sengaja Menyakiti Siapa Pun

Penyerang Tenerife, Jesus de Miguel, meninggal dunia usai bertabrakan dengan kiper Andorra, Jesus Owono.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 05 November 2026, 05:30 WIB
Reaksi kiper Andorra, Jesus Owono, setelah bertabrakan dengan penyerang FC Tenerife, Jesus de Miguel, saat pertandingan di Santa Cruz de Tenerife, Spanyol, Senin, 2 November 2026. (Foto AP)

Bola.com, Jakarta - Kiper Andorra, Jesus Owono, disebut sangat terpukul setelah insiden yang merenggut nyawa penyerang Tenerife, Jesus de Miguel.

Rekan setim Owono, Lautaro Spatz, menegaskan sang penjaga gawang tidak akan pernah dengan sengaja menyakiti siapa pun.

Advertisement

De Miguel, yang berusia 30 tahun, meninggal dunia setelah mengalami cedera serius akibat benturan dengan Owono dalam pertandingan kasta kedua Liga Spanyol, Senin (2-11-2026).

Kepergian De Miguel, yang bergabung dengan Tenerife pada musim panas 2025 dan telah memiliki seorang anak, mengundang duka dari dunia sepak bola.

Seluruh pertandingan di Eropa pekan ini juga menggelar mengheningkan cipta untuk mengenang sang pemain.

 


Bek Andorra Bersuara

Jesús de Miguel, penyerang CD Tenerife. (Dok. CD Tenerife)

Melalui media sosial pada Rabu, bek tengah Andorra, Lautaro Spatz, mengungkapkan kondisi Owono yang masih sangat terpukul atas kejadian tragis itu.

Spatz turut memberikan penghormatan kepada De Miguel. Namun, ia juga merasa perlu menyampaikan beberapa hal mengenai rekan setimnya tersebut.

"Saya juga ingin menyampaikan beberapa kata tentang rekan setim, kiper, sekaligus teman saya, yang sangat terpukul oleh apa yang telah terjadi," tulis Spatz.

"Orang-orang yang mengenalnya tahu seperti apa dirinya, betapa besar penderitaannya saat ini, dan bahwa dia tidak akan pernah dengan sengaja menyakiti siapa pun," lanjutnya.

Spatz juga menegaskan insiden tidak terduga bisa terjadi dalam sepak bola. Namun, tidak ada yang pernah membayangkan sebuah kejadian di lapangan dapat berakhir dengan konsekuensi yang begitu tragis.

 


Kronologi Insiden

Penyerang FC Tenerife, Jesus de Miguel, terbaring di lapangan setelah bertabrakan dengan kiper Andorra, Jesús Owono, dalam sebuah pertandingan di Santa Cruz de Tenerife, Spanyol, Senin, 2 November 2026. (Foto AP)

Insiden yang melibatkan Owono dan De Miguel terjadi ketika pertandingan Tenerife kontra Andorra masih berlangsung dengan skor imbang 2-2. Kejadian itu berlangsung pada menit ketujuh masa injury time.

Owono berlari menuju lingkaran tengah lapangan untuk menghalau bola panjang. Namun, lutut kiper Andorra itu tampak berbenturan dengan De Miguel.

De Miguel tergeletak tak bergerak di lapangan. Tim medis langsung memberikan penanganan sebelum dibawa menggunakan ambulans dari Stadion Heliodoro Rodriguez Lopez menuju rumah sakit.

Owono kemudian menerima kartu merah, sementara pertandingan dihentikan dan tidak dilanjutkan.

Kiper berusia 25 tahun itu sebelumnya memiliki lebih dari 30.000 pengikut di Instagram pada Selasa pagi. Namun, setelah insiden tragis itu, Owono menonaktifkan akun media sosialnya.

Kepolisian Spanyol juga membuka penyelidikan rutin terkait kemungkinan tindak pidana pembunuhan tidak disengaja setelah kematian De Miguel.

Berdasarkan hukum di Spanyol, setiap kematian yang dinilai tidak terjadi secara alami secara otomatis memicu penyelidikan yudisial.

Owono telah mencatatkan 47 penampilan bersama Timnas Guinea Ekuatorial.

Federasi Sepak Bola Guinea Ekuatorial (FEGUIFUT), dalam pernyataan pada Selasa, menyebut sang kiper sedang menghadapi situasi kesedihan dan duka yang mendalam.

 


Enam Hari Berkabung

Penyerang Tenerife, Jesus de Miguel. (Handout / CD TENERIFE / AFP)

Pada Selasa, para pelayat mendatangi Stadion Heliodoro Rodriguez Lopez untuk meletakkan bunga dan menyalakan lilin di bawah foto hitam putih De Miguel sebagai bentuk penghormatan.

Tenerife juga mengumumkan enam hari berkabung resmi. Selama periode itu, seluruh aktivitas klub akan dihentikan.

Para pemain, staf, dan ofisial Tenerife akan menghadiri pemakaman De Miguel yang dijadwalkan berlangsung di Navahermosa, Toledo.

Selain itu, Tenerife akan membuka stadion kandang mereka pada Sabtu malam agar para suporter dapat memberikan penghormatan terakhir kepada De Miguel.

Dalam pernyataan resmi, klub juga menyampaikan pesan dari keluarga De Miguel yang berterima kasih atas seluruh dukungan dan pesan belasungkawa yang diterima.

"Keluarga Jesus de Miguel ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang atas pesan dukungan yang diberikan. Dari lubuk hati terdalam, mereka juga meminta agar privasi keluarga dihormati pada masa yang sangat berat ini. Semoga dia beristirahat dalam damai," demikian pernyataan Tenerife.

 

Sumber: BBC