Berubah Pikiran, Panpel Madura United Izinkan Suporter Tuan Rumah Datang di Laga Kontra Arema FC

Panitia Pelaksana (Panpel) Madura United secara resmi menganulir keputusan awal terkait kehadiran penonton pada laga kontra Arema FC.

BolaCom | Wahyu PratamaDiterbitkan 05 November 2026, 05:15 WIB
Madura United saat persiapan, latihan. (Dok. ileague.id)

Bola.com, Jakarta - Panitia Pelaksana (Panpel) Madura United secara resmi menganulir keputusan awal terkait kehadiran penonton pada laga kontra Arema FC. Pendukung tuan rumah dipastikan dapat menghadiri laga pekan ke-9 BRI Super League 2026/27 tersebut, secara langsung di Stadion Gelora Madura Ratu Pamellingan, Pamekasan, Jum'at (6/11/2026).

Pihak Panpel sebelumnya memutuskan menggelar pertandingan secara tertutup. Langkah pencegahan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta meminimalkan risiko friksi antarkelompok suporter.

Advertisement

Pengumuman laga digelar tertutup sontak memantik berbagai respons pendukung tuan rumah. Padahal kehadiran suporter diharapkan mampu meningkatkan mental pemain dan memberi teror bagi lawan.

Merespons keputusan awal tersebut, Aliansi Suporter Madura Bersatu langsung bergerak. Mereka mendesak manajemen dan pihak keamanan setempat untuk melakukan dialog ulang.

Pendekatan intensif tersebut akhirnya membuahkan hasil positif. Pihak Panpel bersama aparat kepolisian bersedia mengkaji ulang situasi lapangan dan menimbang kembali berbagai opsi pengamanan yang lebih adaptif.

Setelah menggelar koordinasi susulan dan evaluasi mendalam, pihak keamanan memberikan lampu hijau agar penonton bisa datang ke stadion. Keputusan resmi diterbitkan untuk mengoreksi status pertandingan yang sebelumnya dinyatakan tertutup.

Simak update terkini klasemen BRI Super League 2026/2027 di sini. 

 


Pembatasan Suporter Tamu

Madura United - Ilustrasi logo Madura United 2024. (Bola.com/Adreanus Titus)

Kebijakan baru tersebut memastikan suporter Madura United bisa menghadiri laga tersebut. Tetapi, hal tersebut tak berlaku untuk suporter Arema FC.

Safety & Security Officer (SSO) Madura United FC, Sapto Wahyono menjelaskan bagaimana proses di balik layar yang melibatkan koordinasi intensif antara suporter, manajemen, dan aparat keamanan.

“Setelah melalui pertimbangan panjang serta inisiatif dari aliansi suporter Madura Bersatu, manajemen telah berkoordinasi kembali dengan pihak keamanan. Hasilnya, pertandingan nanti dipastikan tetap dapat dihadiri oleh suporter tim tuan rumah, namun tetap tidak bisa dihadiri oleh suporter tim tamu,” terang Sapto.

Dalam kesempatan yang sama, pihak Panpel menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang mengawal proses ini hingga membuahkan kesepakatan terbaik.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh elemen yang telah mendukung dan mengawal proses ini,” lanjut Sapto dalam keterangan resminya.

 


Mari Jaga Bersama

Diskresi ini diiringi imbauan kepada seluruh lapisan pendukung Laskar Sape Kerrab. Kepercayaan yang telah diberikan oleh pihak kepolisian harus dijaga dengan baik.

Suporter diminta untuk menjaga ketertiban dan kondusivitas. Tidak hanya di dalam, tetapi juga di luar stadion. Syarat tersebut bukan permintaan dan harus dipenuhi.

“Mari bersama-sama kita jaga 'rumah' kita. Kebanggaan kita tetap MADRUJI (Madura Rukun dan Terpuji),” tegas Sapto.

Berita Terkait