Bola.com, Jakarta - Akuatik Indonesia terus berupaya memperluas masa depan bagi para atlet binaannya melalui penguatan program student athlete.
Langkah ini diambil guna menjamin pengembangan prestasi di dalam kolam dapat berjalan selaras dengan pencapaian akademik di jenjang pendidikan tinggi.
Wakil Ketua Umum Bidang Pembinaan Prestasi (WKU Binpres) Akuatik Indonesia, Wisnu Wardhana, menegaskan peluang bagi atlet nasional untuk meraih beasiswa di luar negeri, khususnya Amerika Serikat, pada dasarnya sangat terbuka lebar bagi para atlet akuatik Indonesia.
Peluang emas itu tidak hanya diperuntukkan bagi disiplin renang, melainkan juga mencakup cabang olahraga lain di bawah naungan federasi, seperti loncat indah hingga polo air. Potensi ini dinilai harus dimanfaatkan secara optimal oleh para atlet di tanah air.
"Peluang untuk atlet-atlet kita, baik renang, mungkin loncat indah, polo air itu sangat terbuka lebar. Makanya saya hari ini mencoba membuka wawasan sebagai langkah awal bagaimana mengambil kesempatan beasiswa yang diberikan oleh banyak sekolah di Amerika Serikat," ujar Wisnu Wardhana di GBK Akuatik Stadium, Kamis (5/11/2026).
Amerika Serikat dan Australia Jadi Tujuan Beasiswa Student Athlete
Wisnu Wardhana yang dikenal sebagai pionir student athlete akuatik Indonesia, menjelaskan inisiatif ini dirancang untuk membukakan jalan serta membangun jembatan informasi bagi para atlet.
Selain Amerika Serikat, peluang serupa juga terbuka di negara lain seperti Australia maupun perguruan tinggi di dalam negeri.
Dalam mendukung keberlanjutan program ini, Akuatik Indonesia tidak bekerja sendiri.
Federasi secara aktif menggalang kerja sama strategis dengan berbagai pihak swasta dan sponsor untuk menghadirkan dukungan finansial serta fasilitas pendidikan yang memadai.
"PB Akuatik dalam hal ini membantu membukakan jalan. Walau kita bisa memberikan beasiswa melalui sponsor-sponsor seperti Bakti BCA yang sudah memberikan sponsor kepada dua renang Indonesia," ujar Wisnu menjelaskan skema dukungan yang berjalan.
Menuju Era Akuatik Indonesia Maju
Dukungan beasiswa yang disalurkan melalui kemitraan strategis itu diberikan secara selektif kepada para atlet pilihan.
Kriteria utama penilaian tidak hanya berpatokan pada performa di jalur lintasan, melainkan juga harus diimbangi dengan rekam jejak akademik yang unggul.
"Tentunya mereka memiliki prestasi internasional dan juga prestasi akademik yang luar biasa," ujar Wisnu menegaskan pentingnya keseimbangan antara olahraga dan pendidikan bagi generasi muda akuatik Indonesia.
Melalui sinergi antara pengembangan bakat olahraga dan akses pendidikan tingkat tinggi ini, Akuatik Indonesia optimistis dapat melahirkan generasi atlet unggulan yang berdaya saing global.
Program student athlete ini diharapkan menjadi pilar utama menuju era Akuatik Indonesia Maju di masa mendatang.