Siasat Bermain Persib di Tengah Jadwal Super Padat, Pengamat: Karena Igor Tolic Pandai Ikuti Irama Gendang

Pengamat angkat bicara dengan performa Persib sejauh ini di empat kompetisi yang dijalani.

BolaCom | Gatot SumitroDiterbitkan 06 November 2026, 12:30 WIB
Persib Bandung sebelum pertandingan ACL Two 2026/2027 melawan Melbourne Victory di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Rabu (28-10-2026). (Dok. the-afc.com)

Bola.com, Kediri - Luar biasa! Itu kalimat pas untuk disematkan kepada Persib Bandung. Untuk sementara, Maung Bandung berhasil melakoni jadwal padat di empat ajang berbeda musim ini dengan hasil fantastis.

Pasukan Igor Tolic telah memainkan total 14 pertandingan di semua kompetisi.

Advertisement

Dengan perincian delapan laga di BRI Super League, satu partai tandang ASEAN Club Championship, satu duel playoff AFC Champions League Two, dan empat pertarungan fase Grup E AFC Champions League Two.

Dari 14 pertandingan itu, pemilik mahkota juara Indonesia tiga musim beruntun tersebut mencatat 11 kemenangan, sekali seri, dan dua kekalahan.


Performa di BRI Super League

Persib Bandung, BRI Super League 2026/2027. (Dok. ileague.id)

Kekalahan itu terjadi di Super League saat bertanding di markas Persija dengan skor 1-2 dan Madura United 0-1.

Mereka sempat tertatih-tatih di pentas BRI Super League 2026/2027. Namun, pelan tetapi pasti, Marc Klok dkk. masih mampu bersaing di kelompok lima besar klasemen sementara dengan menempati peringkat kelima.

Di level internasional antarklub ASEAN dan Asia, Persib memenangkan semua laga.

Partai terakhir di kandang Melbourne Victory dengan skor 1-2 memastikan Persib meraih tiket babak 16 besar kompetisi kasta kedua antarklub Asia tersebut.


Peran Igor Tolic

Aksi Igor Tolic memberikan intruksi kepada pemain Persib Bandung saat bertandang ke markas Garudayaksa FC di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (25/10/2026). (Bola.com/Budy Santoso)

Igor Tolic sosok sentral kesuksesan Persib ,melangkah tegap di tengah kekhawatiran terkurasnya fisik para pemain karena jadwal super padat di empat kompetisi yang sedang dijalani.

Di mata Gusnul Yakin, pelatih dan suksesor Bojan Hodak itu, tidak hanya berperan sebagai sutradara, tetapi dia juga seorang yang pandai mengikuti irama gendang permainan.

"Saya amati Persib sudah bertransformasi menjadi sebuah tim dengan gaya permainan ala sepak bola Eropa. Mereka telah meninggalkan style sepak bola Indonesia yang banyak berlari dan menguras energi," kata Gusnul Yakin, pengamat sepak bola nasional.

Gusnul Yakin melihat Persib tidak lagi mengikuti irama permainan klub-klub Super League yang mengajak adu fisik dan tenaga.

"Saya kira itu cara cerdas Igor Tolic menjaga agar stamina pemain yang telah terkuras tetap prima di laga selanjutnya. Mereka tampil lebih sabar dan terstruktur dengan sistem permainan yang sangat rapi," ulasnya.


Kedalaman Skuad

Fitrah Maulana Ridwan, kiper Persib Bandung U-20 (Dok. Persib)

Pengamat sepak bola senior asal Malang itu juga memuji kedalaman skuad Persib. Terutama sektor penjaga gawang.

Igor Tolic tak panik ketika kiper utama Teja Paku Alam cedera dan harus absen. Di luar dugaan, kiper muda, Fitrah Maulana yang masih berusia 20 tahun, tampil luar biasa.

Di BRI Super League, pemain kelahiran 24 Mei 2006 ini beraksi empat kali dengan hanya dua kali kebobolan dengan dua clean sheet.

Pada ajang AFC Champions League Two, saat melawan Melbourne Victory, dia cuma kemasukan sebutir gol dan sekali nirbobol.

"Kiper muda Persib punya masa depan cerah. Di usianya, dia tak gugup tampil di level pertandingan tinggi dan ketat. Dia punya mental bertanding luar biasa," sanjung Gusnul Yakin.

Berita Terkait