Bola.com, Jakarta - Manchester United mulai bergerak serius memperkuat lini pertahanan jelang bursa transfer mendatang. Target utama yang masuk radar adalah bek Como asal Spanyol berusia 21 tahun, Jacobo Ramon.
Seperti dilaporkan Tribal Football, mengutip TEAMtalk, Manchester United meningkatkan pemantauan terhadap Ramon. Ketidakpastian masa depan Lisandro Martinez menjadi salah satu alasan klub Inggris itu mencari bek tengah baru.
Kebutuhan penyegaran di lini belakang sebenarnya sudah muncul dalam beberapa musim terakhir. Namun, kebijakan rekrutmen sebelumnya lebih menitikberatkan pada sektor serangan dan lini tengah.
Kini fokus bergeser ke pertahanan. Ramon dipandang memiliki potensi untuk menjadi bagian penting dalam proyek jangka panjang Manchester United.
Performa Impresif di Como
Jacobo Ramon berkembang pesat di Como di bawah asuhan Cesc Fabregas. Performa konsistennya menjadi sorotan di tim Serie A tersebut.
Didatangkan dari Real Madrid Castilla pada 2025, Ramon cepat menunjukkan kualitas dan menempati peran penting di jantung pertahanan Como. Pada usia 21 tahun, kontribusinya dinilai stabil dan matang untuk level tertinggi.
Penampilannya di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Italia membuat sejumlah klub besar Eropa mulai melirik. Bakat, posisi, dan usia Ramon memperkuat daya tariknya di pasar.
Ketertarikan Manchester United kian menguat setelah pertemuan langsung di Liga Champions. Pada 21 Oktober 2026, Como menaklukkan Setan Merah 4-1.
Pada laga tersebut, Ramon mencetak gol keempat Como. Aksi itu semakin mempertegas minat Manchester United terhadap sang bek.
Chelsea, Real Madrid, dan Saingan Manchester United
Meski Manchester United meningkatkan pengejaran, jalan untuk mendapatkan Ramon tidak sederhana. Persaingan untuk tanda tangannya dipastikan ketat.
Chelsea menjadi salah satu pesaing utama yang telah lama memantau Ramon. Pelatih The Blues, Xabi Alonso, bahkan dikabarkan tertarik membawanya ke Stamford Bridge.
Selain Chelsea, beberapa klub Premier League seperti Arsenal, Liverpool, dan Fulham juga disebut mengikuti perkembangan sang bek.
Ancaman terbesar bagi Manchester United justru datang dari mantan klub Ramon, Real Madrid. Faktor relasi kontraktual memberi Los Blancos posisi tawar kuat.
Real Madrid masih memiliki klausul pembelian kembali (buy-back clause) serta hak atas 50 persen keuntungan dari penjualan Ramon. Klausul tersebut berlaku hingga musim panas 2027.
Laporan dari Spanyol menyebut Real Madrid sangat tertarik memulangkan mantan pemain akademinya itu pada musim panas mendatang.
Kondisi ini membuat peluang klub-klub Inggris semakin rumit. Manchester United maupun Chelsea berpotensi harus berhadapan langsung dengan Real Madrid jika ingin merekrut Ramon.
Dengan performa yang terus meningkat bersama Como, masa depan Jacobo Ramon diperkirakan menjadi salah satu cerita besar di bursa transfer berikutnya. Manchester United perlu bergerak cermat agar tidak kehilangan kesempatan merekrut salah satu bek muda paling menjanjikan di Serie A tersebut.