AC Milan Dibantai Ferencvaros, Legenda Rossoneri Kritik Sikap Pemain

Alessandro Costacurta kecewa dengan penampilan AC Milan saat kalah dari Ferencvaros. Sikap pemain menjadi salah satu kritik utamanya.

BolaCom | Aga Deta AndityaDiterbitkan 06 November 2026, 17:42 WIB
Pemain AC Milan tertunduk lesu saat kalah dari Ferencvaros di Liga Europa (AFP)

Bola.com, Jakarta - Alessandro Costacurta tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya melihat penampilan AC Milan saat menjamu Ferencvaros di Liga Europa 2026/2027. Legenda Rossoneri tersebut bahkan menyebut performa tim pada babak pertama sebagai salah satu yang terburuk dalam empat hingga lima tahun terakhir.

Milan harus mengakui keunggulan wakil Hungaria itu dengan skor 0-2 di hadapan pendukung sendiri pada Jumat (6/11/2026) dini hari WIB. Lenny Joseph menjadi penentu kemenangan Ferencvaros setelah mencetak dua gol pada babak kedua.

Advertisement

Situasi sejatinya menguntungkan bagi Milan setelah Ferencvaros kehilangan satu pemain akibat kartu merah pada menit ke-77. Meski unggul jumlah pemain, Rossoneri ternyata tidak mampu mengejar ketertinggalan hingga pertandingan berakhir.

Kekalahan tersebut memperpanjang catatan buruk Milan di kompetisi Eropa musim ini. Mereka kini berada di posisi ke-28 klasemen fase liga setelah menelan tiga kekalahan dari empat pertandingan, sementara Ferencvaros menempati peringkat ketiga.


Costacurta Soroti Sikap Pemain AC Milan

Pemain AC Milan tertunduk lesu saat kalah dari Ferencvaros di Liga Europa (AFP)

Costacurta menilai Milan tidak menunjukkan semangat yang cukup ketika menghadapi Ferencvaros. Ia melihat para pemain terlalu pasif, terutama pada babak pertama, sehingga tim kesulitan memperlihatkan permainan terbaiknya.

Tiga pemain yang menjadi sasaran kritiknya adalah Alphadjo Cisse, Yunus Musah, dan Sankhoun Diawara. Ketiganya ditarik keluar oleh Ruben Amorim saat jeda pertandingan setelah dinilai gagal memenuhi ekspektasi dalam 45 menit pertama.

"Mereka tampil terlalu pasif. Itu merupakan salah satu babak pertama terburuk dalam empat atau lima tahun terakhir," kata Costacurta, seperti dikutip Corriere dello Sport.

"Ketika bermain dalam pertandingan Eropa, Anda harus turun ke lapangan dan memberikan kemampuan terbaik. Tiga pemain yang diganti Amorim pada babak pertama tidak boleh memulai pertandingan dengan penampilan seperti itu. Bagaimana mungkin Anda bisa masuk ke lapangan dengan sikap seperti tersebut?" tegasnya.


Costacurta Bandingkan Performa AC Milan saat Derby dan Lawan Ferencvaros

Penjaga gawang AC Milan asal Italia, #96 Lorenzo Torriani, bereaksi setelah terjadinya gol dari Ferencvaros dalam pertandingan UEFA Europa League putaran pertama hari ke-4 antara AC Milan dan Ferencvaros di Stadion San Siro, Milan, Italia bagian utara, pada 6 November 2026. (Marco BERTORELLO/AFP)

Costacurta sebenarnya sudah memperkirakan Milan akan menghadapi pertandingan berat melawan Ferencvaros. Ia mengingatkan bahwa Liga Europa dihuni sejumlah tim berkualitas yang bisa menyulitkan klub-klub unggulan.

Namun, hal yang paling disesalkan Costacurta adalah perubahan drastis permainan Milan hanya dalam beberapa hari. Rossoneri sebelumnya tampil solid ketika mengalahkan Inter Milan dalam derby, tetapi gagal mempertahankan standar permainan tersebut saat menghadapi Ferencvaros.

"Setelah derby, saya memang sudah mengatakan bahwa pertandingan yang sulit justru akan datang malam ini," ujar Costacurta.

"Ada tim-tim bagus yang terkadang tidak terlihat menonjol di Liga Europa. Namun, sikap Milan benar-benar tidak masuk akal. Mereka berubah dari satu sisi ekstrem ke sisi ekstrem lainnya. Rabiot juga tidak bermain bagus malam ini," lanjutnya.

Sumber: Football Italia


Persaingan Panas di Liga Europa

Berita Terkait