Pemusatan Latihan di Bali Dinilai Lebih Strategis bagi Timnas Indonesia daripada Memaksakan Uji Coba di Timur Tengah

Seperti diketahui, karena alasan keamanan dan keselamatan, PSSI terpaksa membatalkan rencana Timnas Indonesia beruji coba melawan Yordania di Amman.

BolaCom | Gatot SumitroDiterbitkan 07 November 2026, 10:00 WIB
Starting XI Timnas Indonesia saat menghadapi Singapura dalam laga pertama Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (25/9/2026). (KLY/Budy Santoso)

Bola.com, Jakarta - Keputusan PSSI menyetujui permintaan John Herdman menggelar pemusatan latihan bagi Timnas Indonesia di Bali sebagai ganti laga FIFA Matchday dinilai strategis.

Seperti diketahui, karena alasan keamanan dan keselamatan, PSSI terpaksa membatalkan rencana Timnas Indonesia beruji coba melawan Yordania di Amman.

Advertisement

Situasi Timur Tengah yang masih diwarnai konflik perang dinilai tak kondusif.

"Saya kira dengan situasi Timur Tengah yang tak aman, keputusan membatalkan uji coba sebuah langkah bijak," ujar Raja Isa Akram Shah.

"Jika dipaksakan psikis pemain kurang nyaman. Ini pasti mempengaruhi performa pemain Timnas Indonesia," lanjutnya.

 

Opsi yang Tepat

John Herdman, pelatih Timnas Indonesia. (Dok. aseanutdfc.com)

Pengamat sepak bola asal Malaysia ini menilai rencana TC di Bali pada 9-17 November nanti sangat tepat.

Meskipun risikonya Timnas Indonesia harus kehilangan kesempatan menguji kemampuan dan mendapat tambahan poin untuk memperbaiki posisi di daftar rangking FIFA.

"Dalam situasi saat ini, saya kira keselamatan pemain di atas segalanya. Poin masih bisa dicari di FIFA Matchday berikutnya. John Herdman juga perlu membangun chemistry dan komunikasi intens dengan pemain. Saya kira ini juga sangat penting bagi Timnas Indonesia," jelasnya.

Dalam TC nanti, menurut Raja Isa, pelatih berpaspor Inggris itu bisa memanggil banyak pemain untuk melihat kualitas mereka.

"Beberapa kali TC, John Herdman memanggil banyak pemain. Sebagai pelatih baru, dia harus tahu potensi pemain lain untuk kekuatan Timnas Indonesia. Terutama potensi pemain dari kompetisi domestik," paparnya.


Membangun Chemistry yang Lebih Baik

Dari pengamatan pelatih yang memiliki darah keturunan Bugis ini ada beberapa pemain klub BRI Super League di Timnas Indonesia yang belum benar-benar punya chemistry bagus dengan rekan setim dan memahami style permainan John Herdman.

"Dugaan saya, di TC nanti John Herdman akan fokus membangun chemistry dan memantapkan pemahaman taktikal. Sepak bola tak sekadar menendang bola, hubungan personal antarpemain juga sangat penting. John Herdman masih bisa melakukan gim internal di TC nanti," ucapnya.

Menurut pria yang pernah 17 tahun berkarier di Liga Indonesia ini John Herdman juga perlu memanggil pemain seperti Mees Hilgers dan Miliano Jonathan yang dalam proses pemulihan cedera.

"Pemain yang cedera, baik diaspora atau dari Super League perlu dikumpulkan. John Herdman perlu tahu kondisi mereka. Termasuk memanggil Mees Hilgers dan Miliano Jonathan. Ini juga penting untuk membangkitkan motivasi mereka," tuturnya.

Berita Terkait