Bola.com, Jakarta - Manajer Liverpool, Andoni Iraola, mengungkapkan kekecewaannya terhadap keputusan wasit yang memberikan hadiah penalti kepada Crystal Palace pada menit-menit akhir pertandingan. Padahal, The Reds tampil dominan dan berhasil mengamankan kemenangan 3-1 dalam lanjutan Liga Inggris 2026/2027, Minggu (8/11/2026).
Liverpool sempat mengawali pertandingan di Selhurst Park dengan sedikit kesulitan. Bahkan, tim tamu sempat mencetak gol, tetapi dianulir karena offside.
Namun, perlahan Liverpool mampu mengambil alih kendali permainan. Kiper Alisson Becker juga tampil gemilang dengan sejumlah penyelamatan penting.
Alexis Mac Allister kemudian membuka keunggulan Liverpool. Performa apik gelandang asal Argentina itu berlanjut setelah ia kembali menunjukkan kontribusi penting bagi tim pada awal musim ini.
Memasuki babak kedua, Florian Wirtz menggandakan keunggulan The Reds. Alexander Isak kemudian melengkapi kemenangan Liverpool dengan gol ketiga.
Liverpool tampaknya akan menutup pertandingan tanpa kebobolan. Namun, harapan tersebut buyar setelah bek kiri Milos Kerkez dianggap melakukan pelanggaran terhadap Dario Osorio di kotak penalti.
Kerkez terlibat benturan dengan Osorio ketika keduanya berusaha menyambut bola udara. Wasit kemudian menunjuk titik putih setelah melalui peninjauan VAR.
Eddie Nketiah yang maju sebagai eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dengan baik. Gol tersebut menjadi satu-satunya gol Crystal Palace dalam pertandingan ini.
Iraola Protes Keputusan Wasit
Meski Liverpool berhasil meraih kemenangan meyakinkan, keputusan penalti tersebut membuat Iraola sangat kecewa. Ia menilai benturan antara Kerkez dan Osorio merupakan insiden perebutan bola udara yang tidak seharusnya berujung penalti.
"Saya sangat kecewa karena ketika insiden terjadi di kotak penalti kami, wasit langsung memberikan penalti. Namun, ketika hal serupa terjadi di kotak penalti lawan, keputusannya berbeda," ujar Iraola, seperti dikutip Mirror.
"Saya tahu saat itu skor sudah 3-0 dan pertandingan memasuki menit ke-95. Namun, saya tetap sangat kecewa. Itu merupakan duel udara antara Osorio dan Milos Kerkez. Keduanya hanya berbenturan kepala," lanjutnya.
Kesal Pengecekan VAR Lama
Iraola mengakui Liverpool tetap mendapatkan tiga poin penting. Namun, menurutnya, persoalan keputusan wasit bukan hanya terjadi dalam pertandingan melawan Crystal Palace.
"Anda bisa mengatakan bahwa skornya sudah 3-0. Namun, bagi saya, ada persoalan yang lebih besar karena ini bukan pertama kalinya terjadi musim ini. Jika dibandingkan dengan insiden lain, saya benar-benar kecewa," tegasnya.
Ia juga mempertanyakan lamanya proses peninjauan VAR sebelum wasit akhirnya memutuskan memberikan penalti kepada Crystal Palace.
"Ketika sebuah insiden diperiksa untuk menentukan penalti, prosesnya bisa berlangsung sampai dua menit. Mereka melihat dua atau tiga tayangan ulang dan kemudian menemukan cara agar keputusan penalti tidak diberikan setelah pemeriksaan VAR," ungkap Iraola.
"Menjaga gawang tetap tidak kebobolan bukan perkara mudah di Premier League. Kami ingin menang 3-0. Jadi, ini bukan hanya soal penalti tersebut, melainkan banyak hal lainnya," tambahnya.
Sumber: Mirror