Xabi Alonso Emoh Salahkan Wasit usai Chelsea Takluk dari Sunderland

Manajer Chelsea, Xabi Alonso, memilih tidak menyalahkan wasit setelah timnya menelan kekalahan tipis 0-1 dari Sunderland pada lanjutan Liga Inggris, Minggu (8/11/2026).

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 09 November 2026, 05:30 WIB
Manajer Chelsea, Xabi Alonso, berbicara dalam konferensi pers di Sydney pada 31 Juli 2026. (DAVID GRAY / AFP)

Bola.com, Jakarta - Manajer Chelsea, Xabi Alonso, memilih tidak menyalahkan wasit setelah timnya menelan kekalahan tipis 0-1 dari Sunderland pada lanjutan Liga Inggris, Minggu (8/11/2026). 

Meski pertandingan di Stadium of Light diwarnai sejumlah keputusan VAR kontroversial, Alonso menegaskan kegagalan timnya meraih poin merupakan kesalahan sendiri.

Advertisement

Chelsea sebenarnya memiliki sejumlah peluang untuk mencetak gol. Namun, The Blues kesulitan membongkar pertahanan rapat Sunderland dan akhirnya pulang tanpa membawa poin.

Satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut dicetak Enzo Le Fee melalui titik penalti. Sunderland mendapatkan hadiah tendangan 12 pas setelah Levi Colwill dinilai melakukan pelanggaran terhadap Brian Brobbey.

Keputusan itu menjadi sorotan karena sebelumnya Chelsea juga merasa layak mendapatkan penalti setelah Cole Palmer terjatuh akibat kontak dengan Luke O'Nien di kotak terlarang.

Namun, setelah pertandingan, Alonso tidak ingin menjadikan keputusan wasit sebagai alasan kekalahan timnya.

 


Akui Chelsea Harus Berbenah

Manajer Chelsea, Xabi Alonso, berteriak dari pinggir lapangan saat pertandingan melawan Brentford pada lanjutan Liga Inggris 2026/2027 di Gtech Community Stadium, pada Sabtu (18/9/2026). (Glyn Kirk/AFP)

Alonso menilai Chelsea seharusnya bisa bertahan lebih baik dalam situasi yang berujung penalti untuk Sunderland. Ia juga mengakui timnya tidak cukup tajam ketika menghadapi pertahanan rapat tuan rumah.

"Untuk insiden yang satunya, saya pikir itu situasi ketika dia sebenarnya bisa bertahan dengan lebih baik. Itu kesalahan kami," ujar Alonso kepada Sky Sport. 

"Saya berusaha mencari solusi. Kami kurang cepat dalam mengalirkan bola dan kurang sabar ketika menghadapi pertahanan rendah. Kami tidak menciptakan cukup banyak peluang, tidak memiliki kesabaran maupun kreativitas untuk membangun serangan. Itulah alasan kami tidak cukup dekat untuk mencetak gol," lanjutnya.

Alonso juga mengakui belum melihat secara detail insiden yang melibatkan Palmer sebelum memberikan komentar kepada media.

"Saya belum melihat insiden Cole, tetapi mungkin saja itu bisa dianggap sebagai penalti," katanya.

 


Detail Kecil

Bek Chelsea Maxence Lacroix berjibaku dengan striker Sunderland Brian Brobbey pada laga Liga Inggris 2026/2027 di Stadium of Light, Minggu (8/11/2026). (AFP/Andy Buchanan)

Pelatih asal Spanyol tersebut memahami pertandingan melawan Sunderland tidak akan berjalan mudah. Menurutnya, Chelsea sebenarnya tidak terlalu jauh dari hasil positif, tetapi sejumlah detail kecil membuat mereka gagal menyamakan kedudukan.

"Kami sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi situasi seperti itu. Kami tahu butuh usaha besar untuk datang ke sini dan menang. Sebenarnya jaraknya tidak terlalu jauh, tetapi semuanya ditentukan detail dan hal-hal yang bisa kami perbaiki," ucap Alonso.

"Kami seharusnya bisa tampil lebih baik. Kami tidak melakukan cukup banyak hal untuk mencetak gol penyama kedudukan," imbuhnya.

Sumber: Sky Sport

 


Yuk Tengok Posisi Tim Favoritmu

Berita Terkait