Sukses


    Medali Perak Asian Games 2018 Jadi Lompatan Edgar Xavier

    Bola.com, Jakarta - Nama Marvelo Edgar Xavier terus menjadi perbincangan publik Indonesia, terutama bagi mereka yang senang dengan wushu nomor Changquan. Pemuda berusia 19 tahun tersebut menyedot perhatian khalayak berkat aksinya, Minggu (19/8/2018), di pentas Asian Games 2018.

    Pada putaran final cabor wushu nomor Changquan, pemuda asal DKI Jakarta tersebut mendapat medali perak. Raihan tersebut sekaligus menjadi pembuka koleksi medali kontingen Indonesia di pentas Asian Games 2018.

    Hasil tersebut menjadi hadiah yang pantas bagi kerja keras Edgar Xavier sepanjang memersiapkan diri menuju Jakarta-Palembang 2018. Bagaimana tidak, modalnya tak cukup banyak guna bertanding di level Asia.

    Pada SEA Games 2017, Edgar hanya sanggup berada di peringkat tiga, sekaligus meraih medali perunggu. Saat itu, usianya baru 17 tahun, dan dianggap punya prospek bagus.

    Edgar mendapat peringkat tiga di bawah atlet wushu asal Singapura, Jowen Lim Si Wei, dan andalan Vietnam, Trun Xuan Hiup. Sejak saat itu, ia berlatih keras guna mendapatkan hasil terbaik pada Asian Games 2018.

    Bertarung di depan pendukung sendiri, Edgar tampil tregginas. Ragam kewajiban dalam gerak Changquan berhasil dilahapnya. Sayang, usahanya meraih emas gagal. Ia kalah dari andalan China, Sun Peiyuan, dengan selisih poin hanya 0,03.

    Namun, nilai positif tetap menjalar pada hasil Edgar hari ini. Setidaknya, ia berhasil memerbaiki penampilan, dari medali perunggu di level Asia Tenggara, berubah menjadi perak di pentas Asia. Hal itu bakal menjadi senjata andalan Edgar kala tampil di SEA Games 2019.

    Sebenarnya, tanda-tanda Edgar menjadi seorang atlet wushu sudah terlihat sejak kecil. Pada usia 5 sudah mulai bersinggungan, dan medio 6 tahun merasakan latihan.

    Intens berlatih membuatnya berprestasi. Ia meraih emas pada Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2011 di Singapura, lalu jawara di turnamen Asia Junior 2013 di Filipina pada umur 15 tahun sampai Kejuaraan Dunia Wushu di Bulgaria pada 2016.

    Kini, banyak orang memrediksi masa depan Edgar bakal semakin cerah seusai Asian Games 2018. Usia muda, 19 tahun, ditambah level performa yang di atas rata-rata, akan memberinya kesempatan menjadi juara dunia dan atau tampil di pentas Olimpiade.

    Video Populer

    Foto Populer