Sukses


Tim Bulutangkis Putra Indonesia Bertekad Ulangi Kesuksesan pada Asian Games 1998

Bola.com, Jakarta - Tim bulutangkis putra Indonesia selangkah lagi mengakhiri penantian panjang untuk meraih medali emas Asian Games. Syaratnya, Indonesia harus mengalahkan pada final di Istora Senayan, Rabu (22/8/2018).

Final ini menjadi yang pertama dalam 16 tahun terakhir buat tim bulutangkis putra Indonesia di Asian Games. Pada edisi 2002, tim Merah Putih harus meraih medali perak setelah takluk 1-3 dari Korea Selatan.

Adapun tim bulutangkis putra Indonesia terakhir kali meraih medali emas di Asian Games 1998. Ketika itu, Rexy Mainaky dkk mengalahkan China dengan skor 4-0.

Pelatih ganda putra Indonesia, Herry Iman Pierngadi, menyebut final ini sebagai momentum untuk menyudahi puasa medali emas Asian Games dari nomor beregu putra. Herry IP berharap Indonesia bisa mewujudkan misi tersebut.

"Ini kesempatan besar untuk meraih medali emas di Asian Games. Tim bulutangkis putra Indonesia kan terakhir kali meraih medali emas pada Asian Games 1998," kata pria yang akrab disapa Herry IP.

"Dulu tim putra Indonesia kan tampil sebagai tamu. Sekarang kita ruan rumah. Sistem perolehan poinnya pun sudah berbeda," ujar Herry IP.

Tim bulutangkis Indonesia diprediksi menurunkan pemain yang sama melawan China pada perebutan medali emas Asian Games 2018. Anthony Sinisuka Ginting akan diturunkan sebagai tunggal pertama, kemudian Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Ferlandi Gideon sebagai ganda pertama.

Diikuti Jonatan Christie sebagai tunggal kedua, dan Fajar Rian/Muhammad Rian Ardianto sebagai ganda kedua, sedangkan Ihsan Maulana Mustofa disiapkan sebagai tunggal ketiga jika dibutuhkan pada final Asian Games 2018.

Video Populer

Foto Populer