Sukses


Kota Piala Eropa 2016: Marseille

Bola.com — Marseille merupakan kota tertua di Prancis yang sudah dibangun lebih dari 2.500 tahun lamanya. Berbagai bangunan, tempat ibadah kuno serta pelabuhan strategis menjadi bukti pentingnya kota yang terletak menghadapi ke Laut Mediterrania itu dalam perjalanan sejarah Prancis.

Kristian Kristiansen, dalam karyanya Europe Before History (1998), mencatat, Marseille dibangun pada 600 SM oleh para pelaut Yunani kuno yang ingin berdagang dengan pedagang-pedagang asing. Kala itu, para pelaut menyebut kota tersebut Massilia, yang berarti kota di pinggir laut.

Marseille kemudian bertransformasi menjadi kota pelabuhan penting bagi perdagangan di Eropa. Banyaknya pedagang yang singgah membuat Marseille berkembang menjadi kota multikultural. Karena itu tak heran jika di Marseille banyak ditemui imigran dari Afrika Utara, Eropa, hingga Asia.

Aktivitas kapal-kapal yang singgah di salah satu pelabuhan tua di Marseille. (UEFA)

Salah satu besarnya pengaruh Marseille dalam perjalanan sejarah Prancis terlihat ketika kapten tentara Prancis, Claude Joseph Rouget de Lisle, menciptakan lagu berjudul La Marseillaise pada 1872. La Marseillaise kemudian diresmikan menjadi lagu kebangsaan pada 1879.

Kini berbagai peninggalan sejarah Marseille dapat dilihat dari beberapa situs dan bangunan kuno. Pelabuhan Vieux Port, misalnya, yang merupakan pelabuhan tertua di Prancis. Selain itu, terdapat pula Gereja Notre Dame de la Garde yang begitu terkenal di kalangan wisatawan.

Bagian dalam Gereja Notre Dame de la Garde di Marseille, Prancis. (UEFA).

Pada 2013, Uni Eropa pun menetapkan Marseille sebagai Ibukota Kebudayaan Eropa. Alhasil, pertumbuhan perekonomian Marseille meningkat pesat. Menurut Global Metro Monitor, pada periode 2014 telah tercipta 700 unit bisnis dan 20.500 lapangan kerja baru di kota kedua terbesar Prancis itu.

Selain memilki berbagai tempat wisata bersejarah penuh estetika, Marseille juga dikenal sebagai salah satu kota penggila sepak bola. Menurut catatan sejarah, para pedagang dari Inggris-lah yang pertama kali memperkenalkan sepak bola kepada masyarakat Marseille pada abad ke-19.

Foto legenda Prancis, Zinedine Zidane, menjadi salah satu pemandangan di sudut kota Marseille. (Spox.com)

Gairah sepak bola di Marseille lalu semakin membesar ketika Rene Dufaure, seorang broker asuransi, mendirikan Olympique de Marseille pada 1899. Klub itu menggunakan warna kebesaran biru muda dan putih, serta moto Droit au but untuk menggambarkan Marseille sebagai kota pelabuhan penting di Prancis.

Tak hanya itu, Marseille juga dikenal sebagai penghasil beberapa bintang sepak bola dunia. Sebut saja, mantan kapten tim nasional Prancis, Zinedine Zidane yang kini melatih Real Madrid, legenda Manchester United, Eric Cantona, serta gelandang Arsenal, Mathieu Flamini. 

Data Kota

Nama : Marseille
Provinsi : Provence-Alpes-Cote d'Azur (PACA)
Populasi : 860.363 jiwa
Ketinggian: 28 meter di atas permukaan laut

Jarak ke Venue Euro 2016 lain

Nice : 215 km
Lyon : 315 km
Saint-Etienne : 335 km
Toulouse : 405 km
Bordeaux : 650 km
Paris : 780 km
Saint-Denis : 790 km
Lens : 985 km
Lille : 1000 km

Sumber: Berbagai sumber

Saksikan cuplikan pertandingan dari Liga Inggris, Liga Italia, dan Liga Prancis dengan kualitas HD di sini

Ini 5 Supermodel Dunia yang Menjalin Hubungan dengan Atlet

Video Populer

Foto Populer