Sukses


Luapan Emosi Fernando Llorente Jadi Penentu Kelolosan Tottenham Hotspur ke Semifinal Liga Champions

Bola.com, Jakarta - Selain Son Heung-min, ada satu pemain lain yang punya andil dalam keberhasilan Tottenham Hotspur tampil di semifinal Liga Champions 2018-2019. Dia adalah Fernando Llorente.

Striker asal Spanyol ini tak masuk starting eleven lantaran pelatih Mauricio Pochettino lebih memilih memainkan Moussa Sissoko. Pochettino memasukkan Llorente pada babak pertama karena Moussa Sissoko mengalami cedera.

Llorente menjawab kepercayaan sang pelatih dengan gol krusialnya pada menit ke-73. Gol itu membawa Tottenham Hotspur menipiskan ketertinggalan menjadi 3-4. Dalam posisi skor itu, Spurs bisa melaju ke semifinal dengan keunggulan agresivitas gol tandang.

"Sungguh malam yang luar biasa! Ini salah satu momen terbaik dalam karier saya," ujar Llorente kepada Spurs TV sesudah pertandingan.

"Memang benar saya sudah meraih berbagai gelar seperti memenangi Piala Dunia, Piala Eropa, Liga Europa (dengan Sevilla), dan Liga Italia (bersama Juventus), tapi yang satu ini adalah sejarah. Melakukan ini dengan tim yang sungguh luar biasa seperti Tottenham dan tampil kali pertama di semifinal di Liga Champions dengan rekan satu tim adalah gila. Saya percaya pada mereka, dan saya pikir kami bisa membuat sejarah," tuturnya.

Perihal golnya yang boleh dibilang dilesakkan dalam waktu tepat, striker 34 tahun itu angkat bicara. Gol ini juga jadi kontroversi karena dianggap menggunakan pinggulnya, sebelum meluncur ke gawang Man City yang dikawal Ederson.

Wasit Cuneyt Cakir asal Turki membutuhkan bantuan VAR sebelum memutuskan keabsahan gol itu. Akhirnya gol itu memang dianggap sah.

"Itu gol penting karena itu dalam momen pertama kami keluar (menyerang), tapi saya selalu percaya terhadap diri sendiri dan peluang yang saya miliki, dan terpenting adalah mengucapkan terima kasih pada seluruh fans karena mereka sangat penting buat kami, dan sekarang kami harus melanjutkan mimpi ini," tuturnya.

"Babak kedua sangat sulit karena mereka bermain sangat baik, memainkan bola sangat cepat. City memiliki pemain-pemain luar biasa, mereka seakan punya waktu dua detik buat berpikir dan melakukan sesuatu dengan bola. Sangat sulit menghentikan mereka," lanjutnya.

"Saya sangat bangga karena tak mudah bermain dalam pertandingan luar bisa semacam ini dengan banyak tekanan dan juga di momen sulit. Tapi, seperti saya sampaikan, saya selalu percaya pada diri sendiri, pada kesempatan yang saya miliki dan inilah yang saya lakukan. Saya mencoba melakukan yang terbaik dan selalu siap setiap kali saya dibutuhkan," tuturnya.

Gol Llorente itu akhirnya jadi penentu kelolosan Tottenham Hostpur ke semifinal Liga Champions, untuk kali pertama sejak 1962 atau 57 tahun lalu saat masih berformat Piala Champions.

Sumber: Tottenham Hotspur

Video Populer

Foto Populer