Sukses


Sebelum Bernardo Silva, 3 Pesepak Bola Ini Pernah Bermasalah karena Cuitan di Twitter

Bola.com, Jakarta - Gelandang asal Portugal, Bernardo Silva, tersandung masalah karena cuitan kontroversialnya di Twitter. Silva dianggap melontarkan komentar bernada rasial kepada rekan setimnya di Manchester City, Benjamin Mendy.

Sebagaimana dikabarkan sebelumnya, pemain berusia 25 tahun itu mengunggah foto Mendy kecil dalam akun Twitter personalnya. Alih-alih memuji penamilan Mendy, ia justru menyandingkan foto itu dengan karakter merek coklat bernama 'Conguitos'.

Postingan tersebut mendapat kecaman dari kalangan suporter. Mereka menganggap Bernardo Silva membuat guyonan yang tidak pantas kepada rekannnya yang berkebangsaan Senegal itu.

Kala cuitannya mendapat kecaman, Silva lantas kembali memposting kalimat bernada kekesalan. "Saat ini, saya ingin bercanda dengan teman pun tampaknya tidak bisa, kalian ini," tulisnya.

Namun, bukan dukungan yang ia dapat. Bernardo Silva justru kembali menjadi bulan-bulanan netizen.

Melansir BBC Internasional, Kamis (2/10/2019), pemain Timnas Portugal itu terancam mendapat sanksi dari federasi sepak bola Inggris (FA) atas tindakannya itu. Sanksi yang akan diberikan juga tak main-main. FA disebut akan membekukan Bernardo Silva dalam tiga pertandingan.

Namun Bernardo Silva bukan yang pertama terseret kontroversi karena cuitannya di media sosial. Dari penelusutan tim Bola.com, setidaknya ada tiga pesepak bola dunia yang juga pernah mendapat masalah karena cuitannya di Twitter. 

 

2 dari 4 halaman

Rio Ferdinand

Kabar pertama datang dari mantan pemain Manchester United, Rio Ferdinand. Sama seperti Bernardo Silva, Ferdinand juga tersandung kasus rasialisme.

Pria yang saat ini berprofesi sebagai pundit sepak bola itu pernah me-retweet salah satu postingan di Twitter yang bertuliskan 'Choc Ice' yang artinya hitam di luar namun putih di dalam. Sejumlah fan menilai, ia tengah menyindir John Terry dengan postingannya itu.

Cuitan tersebut ia unggah sesaat setelah adiknya, Anton Ferdinand, bersitengang dengan John Terry. Akibat tindakannya itu, Rio Ferdinand mendapat hukuman denda 45 ribu pound atau setara Rp917 miliar dari FA.

3 dari 4 halaman

Ashley Cole

Mantan bek Chelsea, Ashley Cole, juga pernah berseteru dengan federasi sepak bola Inggris (FA). Cole dianggap menghina sederet kebijakan FA.

Melalui unggahan Twittrernya, Cole menganggap FA tak adil dalam menangani kasus rasialisme yang menimpa John Terry dan Anton Ferdinand.

Cole menyebut FA dengan umpatan kasar sebagai bentuk keberpihakannya kepada John Terry, yang resmi dihukum FA empat pertandingan. Menurut Cole, pihak FA terlampau membela adik dari Rio Ferdinand itu.

Ashley Cole bahkan mendapat hukuman dari klubnya, Chelsea, gara-gara cuitannya itu. Namun hukumannya berkurang saat Cole serius menyampaikan permintaan maaf kepada pihak FA dan manajemen klub.

4 dari 4 halaman

Emmanuel Frimpong

Mantan gelandang Arsenal, Emmanuel Frimpong, juga pernah bermasalah karena cuitannya di Twitter. Pada 2012, Frimpong dianggap melontarkan kalimat tak pantas kepada pria yang diduga suporter Totenham Hotspur.

Masalah bermula kala Frimpong meminta penggemar untuk mendoakannya yang tengah dihantam cedera lutut. Salah seorang fan, yang diduga penggemar Spurs, melontarkan kalimat kasar pada Frimpong dan mendoakan pemain asal Ghana itu tak pernah sembuh dari cederanya.

Sayang, pria yang kini berusia 27 tahun itu tersulut emosi dan ikut melontarkan kalimat kasar dengan menyebut penggemar dengan kalimat Yid (biasanya digunakan untuk merendahkan orang Yahudi).

Akibat tidak bisa mengendalikan emosinya, Emmanuel Frimpong harus membayar denda sebesar 6 ribu pounds atau Rp122 juta.

Jersey Klub Eropa Musim 2020-2021, Barcelona dan AC Milan Mengusung Tema Klasik

Video Populer

Foto Populer