Sukses


Liga Italia: Lakukan Selebrasi Siuuu Cristiano Ronaldo, Pemain Muda AS Roma Ini Kena Semprot Pelatih Frosinone

Bola.com, Jakarta - Nama bek muda AS Roma, Dean Huijsen memantik kontroversi pada pertandingan antara timnya melawan Frosinone pada lanjutan Liga Italia 2023/2024 hari Senin (19/02/2024) dini hari WIB.

Pada laga ini, AS Roma menang 3-0 dan sosok Dean Huijsen jadi pemain yang menyumbangkan gol pertama tim. 

Selebrasi pemain yang dipinjam dari Juventus itulah yang memantik kontroversi. Dia melakukan siuuu ala Cristiano Ronaldo. 

Kemudian ia memberikan gesture tutup mulut kepada fans Frosinone. Hal ini merujuk kepada fans Frosinone yang terus mengganggunya sepanjang pertandingan. 

Untuk diketahui, pada bursa transfer Januari 2024 lalu, Frosinone memang nyaris meminjam Huijsen dari Juventus. Namun pemain berusia 18 tahun itu lebih memilih AS Roma. 

Hal di atas yang membuat fans Frosinone memendam dendam terhadap sosok Dean Huijsen. 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 4 halaman

Kritik Pelatih Frosinone

Usai pertandingan, pelatih Frosinone, Eusebio Di Francesco pun memberikan kritik terhadap selebrasi Dean Huijsen. 

"Saya tidak ingin terlalu kritis karena usia pemain ini sudah seperti anak saya. Namun, dia membuat gestur yang tidak baik terhadap tim yang tertarik kepadanya," kata Eusebio Di Francesco. 

"Faktanya, dia menelepon untuk berbicara kepada saya untuk memahami pemikiran saya tentang dia, jadi itu cukup tidak sopan."

"Mengingat hal ini, ada tingkat kepekaan dan rasa hormat tertentu yang diperlukan - tetapi dia masih anak-anak, dia akan belajar dari kesalahannya," lanjutnya. 

 

3 dari 4 halaman

Gol Kedua

Terlepas dari selebrasinya, Dean Huijsen kembali membuktikan dirinya merupakan salah satu bakat menjanjikan. 

Gol ke gawang Frosinone merupakan gol kedua sang pemain di Serie A. Mengutip OptaPaolo, ia merupakan salah satu dari dua pemain bertahan, bersama Leny Yoro dari Lille, yang lahir setelah tahun 2005 dengan sedikitnya dua gol yang dicetak pada lima kompetisi top Eropa pada musim 2023/24.

Patut ditunggu apakah pelatih AS Roma, Daniele De Rossi bakal terus memainkannya ketika bek utama tim seperti Evan Ndicka dan Chris Smalling sudah kembali ke tim. 

Sumber: Roma Press

4 dari 4 halaman

Yuk Lihat Peta Persaingan

Video Populer

Foto Populer