Ronaldo Datang Memuji Suporter Irlandia, Pulang Malah Kena Kartu Merah dan Dipulangkan Tanpa Tiket Piala Dunia

Cristiano Ronaldo sempat memuji atmosfer Aviva Stadium dan mengaku senang kembali bermain di Dublin. Namun, hanya beberapa jam setelah sanjungan itu dilontarkan, malam sang megabintang berubah total.

Bola.com, Jakarta - Cristiano Ronaldo sempat memuji atmosfer Aviva Stadium dan mengaku senang kembali bermain di Dublin. Namun, hanya beberapa jam setelah sanjungan itu dilontarkan, malam sang megabintang berubah total. Portugal tumbang 0-2 dari Republik Irlandia, dan Ronaldo diusir wasit sebelum laga berakhir. Alih-alih merayakan tiket Piala Dunia, ia justru harus berjalan menuju ruang ganti dengan kepala panas.

Kemenangan Irlandia ini menjadi salah satu kejutan besar di kualifikasi. Di atas kertas, Portugal hanya butuh tiga poin untuk mengunci tiket ke Piala Dunia 2026, tetapi penampilan disiplin lini belakang Irlandia membuat semua prediksi runtuh. Para pemain tuan rumah tampil bak tembok kokoh, menggagalkan peluang Ronaldo dan kawan-kawan sepanjang 90 menit.

Troy Parrott mencuri panggung lewat dua gol di babak pertama, sementara kartu merah Ronaldo semakin memperberat langkah Portugal. Bagi Irlandia, kemenangan ini menjadi titik hidup baru dalam perjuangan mereka mengejar posisi playoff. Jalan masih panjang, namun kepercayaan diri kini kembali menyala.

Di sisi lain, hasil ini memberi tekanan besar bagi Portugal jelang laga penentuan di akhir pekan. Mereka kehilangan Ronaldo untuk laga berikutnya, dan harus cepat bangkit dari kekalahan yang mengagetkan banyak pihak. Drama besar yang terjadi di Aviva Stadium pun menjadi sorotan utama jelang pertandingan lanjutan.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Puji Fans Irlandia

Sebelum pertandingan, Ronaldo tampil rileks dan penuh senyum saat berbicara di konferensi pers. Ia memuji sambutan publik Dublin dan mengaku senang kembali merasakan atmosfer Aviva Stadium.

“Saya sangat suka para fans di sini. Dukungan yang mereka berikan kepada tim nasional, itu luar biasa. Bagi saya, sebuah kesenangan untuk datang dan bermain di sini lagi.”

Namun, setelah kartu merah dan kekalahan 0-2, rasa hangat itu kemungkinan berubah menjadi kekecewaan. Ronaldo tak hanya gagal mengantar timnya lolos, tetapi juga harus menerima cemoohan dari tribun yang sebelumnya ia puji.

 

Dua Gol Parrott dan Benteng Irlandia yang Kokoh

Portugal datang dengan misi sederhana: menang dan tiket Piala Dunia aman. Namun Irlandia tampil penuh determinasi. Troy Parrott mencetak dua gol berkelas di babak pertama, memanfaatkan kelengahan lini belakang Portugal.

Di sisi lain lapangan, Nathan Collins memimpin pertahanan Irlandia dengan performa brilian. Portugal dibuat frustrasi hingga akhirnya Ronaldo mendapat kartu merah karena dianggap melakukan pelanggaran keras.

Kemenangan ini membuat peluang Irlandia tetap hidup menuju playoff.

 

Sudah Yakin

Nathan Collins menegaskan bahwa timnya sudah memupuk keyakinan sejak awal. Ia mengaku kemenangan ini bukan kejutan bagi skuad Irlandia karena mereka percaya pada kapasitas sendiri.

“Dia ingin lolos, itu akan jadi jalan mudah mereka, lalu mereka bisa berlibur mungkin. Itu tidak benar-benar memengaruhi kami. Kami tahu kami akan melakukannya, kami tahu kami punya pekerjaan yang harus diselesaikan.”

“Saya sudah bilang sebelumnya, saya selalu merasa kami punya kemampuan ini dan itu yang paling membuat frustrasi ketika kami kalah karena kami tahu kami punya ini dalam diri kami.”

 

Fokus Berikutnya

Collins menegaskan bahwa fokus utama Irlandia kini adalah laga penentuan di Budapest melawan Hungaria. Kemenangan di sana akan memastikan tiket playoff.

“Dan itu yang paling menyakitkan. Hari ini bukan soal membungkam siapa pun, bukan soal itu. Ini tentang kami, tim, fans, dan memberi diri kami kesempatan pada hari Minggu.”

“Kami harus membawa kepercayaan diri ini. Itu akan jadi pertandingan yang benar-benar berbeda, tim berbeda, tandang, semuanya berbeda. Tapi kami punya ancaman, kami tahu apa yang harus dilakukan dan sekarang ini sederhana saja.”

“Jika kami bisa melakukan itu, kami bisa mengalahkan siapa pun. Saya rasa bagus karena saya sudah menyederhanakan semuanya untuk kami. Kami hanya perlu menang. Tidak ada lainnya. Hanya menang. Hari ini kami bagus dan semuanya berjalan baik, jadi kami harus menarik hal itu dan mencoba mengulanginya lagi.”

Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer