Momen Cristian Chivu Kehabisan Suara Saat Inter Milan Kalahkan Bologna, Asisten Wakili Berbicara kepada Media

Inter Milan sukses menuntaskan misi balas dendam dengan kemenangan 3-1 atas Bologna pada ajang Liga Italia 2025/2026 hari Senin (05/01/2026) dini hari WIB.

Bola.com, Jakarta - Inter Milan sukses menuntaskan misi balas dendam dengan kemenangan 3-1 atas Bologna pada ajang Liga Italia 2025/2026 hari Senin (05/01/2026) dini hari WIB.

Namun, sorotan pascalaga justru tertuju pada Cristian Chivu, yang kehilangan suaranya akibat terlalu emosional di pinggir lapangan, hingga harus diwakili asistennya, Aleksandar Kolarov, saat berbicara kepada media. 

I Nerazzurri memang punya motivasi ekstra dalam laga ini. Bulan lalu, mereka disingkirkan Bologna lewat adu penalti di semifinal Piala Super Italia, sehingga duel kali ini menjadi ajang pembuktian bagi Inter Milan.

Malam dingin di Milan tampaknya menjadi saksi betapa emosionalnya Cristian Chivu di pinggir lapangan, hingga suaranya benar-benar habis.

 

 

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 4 halaman

Seperti Era Inter Milan Masih Dilatih Simone Inzaghi

Situasi ini mengingatkan pada era Inter Milan masih dilatih Simone Inzaghi, yang juga kerap absen dari wawancara pascalaga karena terlalu sering berteriak memberi instruksi.

Apakah Chivu kini mengikuti jejak pendahulunya? "Chivu terlihat sangat tenang, tapi sebenarnya tidak," cerita asisten pelatih Inter Milan Aleksandr Kolarov sambil tertawa.

"Saya bahkan pikir Cristian bisa berteriak lebih banyak. Tapi mungkin juga karena saya sekarang duduk lebih dekat dengannya di bangku cadangan," lanjut eks pemain Manchester City, AS Roma dan Lazio itu. 

3 dari 4 halaman

Perkembangan Thu-La

Mengenai kemenangan atas Bologna, Kolarov menyoroti perkembangan duet Thu-La (Thuram–Lautaro) yang kini tampil lebih fleksibel dibanding era Simone Inzaghi.

Jika sebelumnya kedua penyerang diminta bermain berdekatan, di bawah Chivu, Lautaro diberi kebebasan lebih untuk turun menjemput bola.

"Lautaro adalah sosok yang selama ini kita kenal. Dia kapten dan pemimpin tim, selalu memberikan 100 persen bahkan di sesi latihan," kata Kolarov.

Sumber: Football Italia 

4 dari 4 halaman

Yuk Lihat Peta Persaingan

Video Populer

Foto Populer