Nongol di Media Resmi Ajax, Ezra Walian Tegaskan Tak Menyesal Bela Timnas Indonesia

Penyerang sayap sekaligus kapten tim Persik Kediri, Ezra Walian, terus menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu jajaran pemain terbaik di kompetisi BRI Super League 2025/2026.

Bola.com, Jakarta - Penyerang sayap sekaligus kapten tim Persik Kediri, Ezra Walian, terus menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu jajaran pemain terbaik di kompetisi BRI Super League 2025/2026.

Peranan pentingnya di dalam tim sering menjadi pembeda pada jalannya pertandingan. Bahkan Ezra Walian sering jadi penentu hasil akhir yang diraih klub berjulukan Macan Putih itu. Terutama dalam upaya Persik Kediri meraih kemenangan krusial.

Sedikit menengok ke belakang, Ezra Walian merupakan salah satu talenta besar yang pernah dimiliki Timnas Indonesia. Ia merupakan produk akademi Ajax Amsterdam, tim legendaris di Belanda.

Lahir di Amsterdam, 22 Oktober 1997, ia punya garis keturunan Indonesia. Ya, ayahnya berasal dari Manado, sementara ibunya memang asli Belanda. Ezra Walian kemudian mendapat status kewarganegaraan Indonesia pada 2017.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 5 halaman

Bangga

Ezra Walian menjalani debutnya dengan seragam Timnas Indonesia pada 21 Maret 2017 menghadapi Myanmar, di era pelatih Luis Milla. Saat itu usianya menginjak 19 tahun.

Selama kariernya, Ezra Walian mengumpulka 9 caps dengan tiga gol untuk Timnas Indonesia. Menariknya, Ezra muncul dalam media sosial yakni Instagram resmi Ajax Amsterdam, Minggu (4/1/2026).

Ia menceritakan beberapa pengalamannya, baik ketika masih di Jong Ajax maupun saat berada di Indonesia. Salah satunya adalah pernyataannya dengan tegas tak menyesal memilih Timnas Indonesia.

"Saya sudah tinggal di Indonesia selama enam tahun sekarang. Saya pikir pertama kali saya bermain untuk timnas Indonesia adalah pada tahun 2017. Itu selama waktu saya di Jong Ajax," beber pemain berusia 28 tahun ini.

"Dan sejujurnya, saya tidak pernah menyesal karena itu adalah langkah yang luar biasa bagi saya. Tentu saja, sangat berbeda dengan Eropa dan banyak hal lainnya, tentu saja. Tapi saya tidak memiliki satu pun saat penyesalan," lanjut Ezra.

 

3 dari 5 halaman

Kenangan di Belanda

Ezra Walian berangkat dari lingkungan AZ Alkmaar, kemudian semakin dimatangkan oleh akademi Ajax. Ia mendapat banyak pengalaman dan cerita selama di klub legendaris tersebut.

Terutama bersama rekan seangkatannya yang sekarang namanya masih melambung di Eropa seperti Donny van de Beek, Frenkie de Jong, hingga Noussair Mazraoui.

"Bagi saya, itu adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Saya dibesarkan dalam keluarga Ajax. Saya telah pergi ke stadion sejak saya masih kecil," kenang Ezra.

"Saat Ajax bertanya kepada saya apakah saya ingin bergabung dengan mereka, itu hanya momen terbaik dalam karier sepak bola saya. Jadi ya, bagi saya itu benar-benar mimpi yang menjadi kenyataan," jelasnya.

 

4 dari 5 halaman

Performa Menanjak

Ezra merumput di kompetisi sepak bola Indonesia dimulai dengan bergabung PSM Makassar pada tahun 2019, lalu menuju Persib Bandung untuk meraih gelar juara.

Ezra Walian diboyong Persik dari Persib pada awal musim lalu atau 2024/2025. Ia langsung menjadi andalan tim Macan Putih, terutama untuk tugasnya dalam strategi penyerangan.

Musim perdananya di Persik, pemain keturunan Indonesia-Belanda itu memainkan 21 laga, mencetak dua gol plus tiga assist. Performanya semakin menanjak di musim keduanya bersama Persik saat ini.

Musim ini, Ezra tercatat bermain 13 kali dan mengoleksi tujuh assist. Tidak hanya kontributif dalam urusan memberi umpan matang, Ezra juga terbilang cukup produktif dalam menyumbangkan gol untuk Persik Kediri. Saat ini pemain bernomor punggung 10 itu telah mengoleksi lima gol.

5 dari 5 halaman

Yuk Lihat Peta Persaingan

Video Populer

Foto Populer