Luciano Spalletti usai Juventus Bungkam Timnya Jay Idzes: Kami Masih 80 Persen

Luciano Spalletti menegaskan dirinya belum sepenuhnya puas meski Juventus menang telak 3-0 atas Sassuolo pada ajang Liga Italia 2025/2026 pada hari Rabu (07/01/2026) dini hari WIB.

Bola.com, Jakarta - Luciano Spalletti menegaskan dirinya belum sepenuhnya puas meski Juventus menang telak 3-0 atas Sassuolo pada ajang Liga Italia 2025/2026 pada hari Rabu (07/01/2026) dini hari WIB.

Spalletti sebelumnya berdiri paling depan membela David, yang menjadi sasaran kritik tajam setelah penalti Panenka-nya gagal dan hanya menghasilkan hasil imbang 1-1 kontra Lecce.

Jonathan David jadi bintang kemenangan Juventus kali ini dengan mencetak satu gol dan satu assist untuk gol Fabio Miretti, setelah Juventus unggul lebih dulu lewat gol bunuh diri Tarik Muharemovic yang salah mengantisipasi umpan silang Pierre Kalulu pada babak pertama.

Kemenangan ini membuat Juventus masih berada di posisi keempat klasemen sementara Serie A bersama Roma. Namun, persaingan menuju tiket Liga Champions tetap sangat ketat, mengingat Como hanya tertinggal tiga poin dan masih memiliki satu pertandingan tunda.

"Dua penampilan terakhir kami sangat bagus, tetapi masih ada banyak hal yang harus kami pahami, dan itu harus dilakukan secepat mungkin,” tegas Spalletti.

"Ada momen-momen di mana sikap kami hanya sebatas memenuhi standar minimum," tambah eks pelatih AS Roma dan Napoli itu. 

 

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 4 halaman

Tidak Menampilkan Potensi Maksimal

Menurut Luciano Spalletti, Juventus kerap tidak menampilkan potensi maksimalnya di lapangan. Bahkan saat ini, menurutnya, Juventus baru menunjukkan 80 persen kekuatan. 

"Kami sering hanya menunjukkan 80 persen dari kemampuan kami. Kami kurang determinasi dalam duel. Bahkan ada tiga atau empat situasi sepak pojok di mana kami tidak mampu mengirimkan bola ke dalam kotak penalti," ujar Spalletti. 

"Jika bermain tandang, Anda tidak boleh sebegitu borosnya. Kami punya pemain-pemain yang sangat kuat dalam duel udara, tetapi mereka tidak mendapatkan suplai bola yang memadai dari situasi bola mati," tambahnya. 

3 dari 4 halaman

Sosok Jonathan David

Pada laga ini, sosok David jadi sorotan. Karena ia membayar kesalahan saat pemain berusia 25 tahun ini gagal jadi algojo penalti di pertandingan sebelumnya versus Lecce.

Yang menarik usai menjebol gawang Sassuolo, Spalletti dan pemain Juventus lainnya melakukan selebrasi bareng Jonathan David. Pemandangan ini bermakna dukungan untuk David usai menerima banyak kritik beberapa hari terakhir.  

"Semua orang telah mengambil sikap tegas, karena situasinya berbeda ketika Anda berada di dalam situasi tersebut, jadi ketika Anda menerima semua hinaan dan komentar itu, saya akan terkejut jika tim tidak bertindak sebagai perisai untuk melindunginya," kata Spalletti kepada DAZN Italia.

"Dia merasakan hal itu selama beberapa hari terakhir, dan menampilkan performa yang luar biasa malam ini. Melihat dia juga mencetak gol, itu hanya menegaskan betapa banyak teman yang dia miliki di ruang ganti," lanjutnya. 

Sumber: Football Italia 

4 dari 4 halaman

Yuk Lihat Peta Persaingan

Video Populer

Foto Populer