Jose Mourinho Mungkin Tak Akan Tangani Klub Lagi setelah Benfica

Kiprah Jose Mourinho sebagai pelatih di level klub diprediksi segera berakhir, berlanjut di jalur lain.

Bola.com, Jakarta - Jose Mourinho tampaknya bisa saja menutup babak kariernya sebagai pelatih klub setelah kiprahnya di Benfica.

Pandangan ini diutarakan secara tegas oleh pengamat sepak bola Eropa, Andy Brassell, yang menilai masa depan The Special One akan berlanjut di jalur lain, bukan lagi di klub-klub Eropa.

Mourinho kembali ke Benfica pada September lalu, menggantikan Bruno Lage, yang dipecat setelah Benfica menelan kekalahan mengejutkan2-3 dari klub Azerbaijan, Qarabag, di ajang Liga Champions.

Kendati Benfica bergerak cepat untuk menghadirkan kembali Mourinho ke Lisbon, hasil yang diraih sejauh ini belum sesuai harapan. Dari lima laga awal yang ditangani, pelatih berusia 62 tahun itu hanya mencatat dua kemenangan.

Tekanan pun terus meningkat, terutama setelah kalah beruntun dari Braga dan FC Porto di ajang Taca da Liga dan Taca de Portugal.

Situasi ini makin menarik setelah Ruben Amorim tersedia usai meninggalkan Manchester United pekan lalu, yang membuka kemungkinan Benfica melakukan pergantian pelatih di akhir musim.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 4 halaman

Drama Mourinho di Benfica

Presiden klub, Rui Costa, yang kembali terpilih pada November lalu, mengakui saat pelantikan Mourinho, bahwa kontrak dua tahun sang pelatih menyertakan klausul keluar.

"Ada klausul di akhir musim yang memberi klub opsi untuk melanjutkan kerja sama dengan pelatih atau tidak," ungkap Costa.

Jika Mourinho gagal memperbaiki performa domestik maupun di kompetisi Eropa, besar kemungkinan ia akan meninggalkan klub pada musim panas mendatang.

Brassell menilai, kehadiran Amorim di Benfica adalah langkah yang masuk akal bagi semua pihak.

"Mungkin Benfica adalah opsi paling pas. Memasuki musim depan dengan dia (Amorim) bisa menjadi jalan yang tepat," ujar Brassell eksklusif kepada Talksport.

Namun, ia menambahkan bahwa Amorim perlu membuktikan kemampuan lebih dulu sebelum mendapat pekerjaan di klub-klub elite lain.

"Sebelum dia mendapat pekerjaan di klub level elite lagi, dia harus membuktikan diri sekali lagi," katanya.

3 dari 4 halaman

Keputusan Berani Mourinho Dipuji

Selain itu, Brassell menilai tugas di Benfica bisa menjadi kesempatan terakhir Mourinho di level klub. Karier kepelatihan Mourinho dimulai di Benfica pada 2000 sehingga jika ini menjadi pekerjaan terakhirnya, perjalanan sang legenda akan kembali ke titik awal.

"Saya rasa baik klub, dia sendiri, maupun para pendukung, jika mereka realistis, menyadari ini hanya langkah jangka pendek. Ini tidak akan bertahan selamanya," kata Brassell.

Mengenai masa depan Mourinho, Brassell meyakini manajemen tim nasional mulai memanggilnya, dengan Portugal menjadi tujuan paling logis.

"Mungkin ini benar-benar kesempatan terakhir Mourinho di level klub. Kita lihat saja nanti. Saya juga menilai ada keberanian besar dari Mourinho kembali ke Portugal karena banyak 'jembatan yang telah terbakar' di Eropa," tambahnya.

Brassell juga memuji keberanian Mourinho menerima pekerjaan di Benfica, menyadari tantangan besar menantinya dan risiko reputasi yang harus dihadapinya.

"Baginya kembali ke Benfica, mengetahui akan menghadapi perjuangan berat, dan tetap mempertaruhkan reputasinya di satu tempat yang relatif aman… itu benar-benar keputusan berani," katanya lagi.

4 dari 4 halaman

Benfica Jauh dari Persaingan Gelar

Saat ini Benfica tertinggal sepuluh poin dari puncak Liga Portugal, dengan Porto, mantan tim Mourinho, tampak hampir tak terbendung musim ini.

Francesco Farioli, yang baru menangani Porto musim lalu, bahkan telah mendapat perpanjangan kontrak berkat awal musim yang luar biasa.

Benfica akan bertandang ke Tondela akhir pekan ini sebelum menghadapi Juventus di Liga Champions. Setelah itu, mereka menjamu Estrela da Amadora sebelum pertandingan terakhir fase grup Liga Champions melawan Real Madrid, juga mantan klub Mourinho.

Di ajang Eropa, Benfica hanya memenangkan dua dari enam laga Liga Champions dan saat ini berada satu poin di bawah zona play-off, menunjukkan tantangan berat yang masih harus mereka hadapi.

 

Sumber: Talksport

Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer