Atletico Madrid Vs Barcelona, Lamine Yamal: Barca Tak Butuh Keajaiban!

Barcelona menghadapi tantangan berat saat menghadapi leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026 kontra Atletico Madrid.

Bola.com, Jakarta - Barcelona menghadapi tantangan berat saat menghadapi leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026 kontra Atletico Madrid, Rabu (15/4/2026) dini hari WIB. Barca harus bisa bangkit dan comeback jika ingin lolos ke semifinal. 

Klub raksasa Catalan tersebut tertinggal 0-2 secara agregat dan akan berusaha memberikan kekalahan kandang keempat musim ini bagi Los Colchoneros.

Lamine Yamal mengatakan timnya tidak boleh menganggap peluang comeback sebagai sebuah keajaiban. 

Menjelang laga, Yamal ditanya apakah balas dendam menjadi motivasi, mengingat Atletico juga menyingkirkan Barca dari Copa del Rey musim ini.

“Memang benar kami tersingkir dari Copa del Rey, tapi bukan hanya karena itu. Barca sudah mengejar Liga Champions selama bertahun-tahun, kami sangat ingin lolos ke babak berikutnya, dan kami adalah Barca, kami akan memberikan segalanya,” ujar Yamal, seperti dilansir Football Espana, Selasa (14/4/2026). 

“Saya pikir bersama Piala Dunia, Liga Champions adalah yang paling penting, dan itu sudah menjelaskan semuanya. Saya selalu bermimpi memenangkannya bersama Barcelona.”

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Pertandingan Biasa

Dalam konferensi pers, Yamal juga menyinggung kemenangan 6-1 Barcelona atas Paris Saint-Germain pada 2017, yang dianggap sebagai salah satu comeback terbaik sepanjang masa. Namun menurutnya, pendekatan seperti itu tidak diperlukan saat ini.

“Intensitas, tanpa melupakan cara bermain kami, kami tidak boleh menganggap ini sebagai keajaiban untuk bangkit. Kami akan bermain seperti biasanya. Ini adalah pertandingan yang kami mulai dengan tertinggal 0-2," tukar Yamal. 

Yamal juga menyampaikan janji kepada para pendukung:

“Kami berjanji bahwa jika kami tersingkir, itu akan terjadi setelah berjuang sampai akhir. Kami tidak akan berhenti menekan dan berlari sedetik pun. Kami akan memberikan segalanya, ini akan menjadi pertandingan 90 menit atau lebih. Ini belum berakhir, comeback sangat mungkin terjadi, dan itulah mengapa kami di sini," imbuh dia. 

 

Kontribusi La Masia

Meski nyaman dengan tekanan, pemain muda itu menegaskan Barcelona memiliki banyak pemain berkualitas untuk membalikkan keadaan.

“Beruntung saya bermain untuk Barca dan ada banyak pemain berkualitas tinggi, pemain kelas dunia yang membuktikannya setiap tahun. Bukan hanya saya yang bisa membuat perbedaan. Kami punya banyak pemain yang bisa mengubah keadaan sendiri, dan itulah mengapa saya percaya pada tim ini," kata Yamal. 

Ia juga menyoroti pentingnya kontribusi akademi La Masia dalam menjaga kebersamaan tim.

“Ini sangat penting untuk pertandingan seperti besok. Kami semua berasal dari sini dan mencintai Barca. Kami akan memberikan segalanya sampai akhir, apa pun caranya. Jika ada peluang, kami akan bermain dan bertarung sampai akhir," tutur Yamal. 

Hanya satu tim yang pernah bangkit dari ketertinggalan dua gol di laga tandang fase gugur Liga Champions, yakni Manchester United yang diperkuat Marcus Rashford saat melawan PSG. Sementara itu, Atletico belum pernah kalah di kandang dalam laga fase gugur Liga Champions, sebuah rekor yang ingin dipatahkan Barcelona.   

Sumber: Football Espana 

Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer