PSG Depak Liverpool dari Liga Champioms, Luis Enrique Beberkan Kekuatan Utama Timnya

Pelatih PSG, Luis Enrique, beberkan kunci timnya mendepak Liverpool dari Liga Champions dan melaju ke semifinal.

Bola.com, Jakarta - Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique, menegaskan kepercayaan diri menjadi kunci keberhasilan timnya melangkah di Liga Champions musim ini.

Hal itu ia sampaikan setelah timnya memastikan tiket ke semifinal Liga Champions usai menyingkirkan Liverpool dengan agregat meyakinkan 4-0, Rabu (15-4-2026) dini hari WIB.

PSG menunjukkan status sebagai juara bertahan. Meski sempat mendapat tekanan, terutama pada babak kedua di Anfield, mereka tetap mampu mengendalikan situasi.

Dua gol Ousmane Dembele selepas jeda memastikan kemenangan 2-0 sekaligus menegaskan karakter kuat Les Parisiens sepanjang kampanye mereka di Eropa.

Luis Enrique mengakui mempertahankan gelar Liga Champions merupakan satu di antara tantangan paling berat dalam sepak bola. Namun, ia menilai timnya pantas kembali bersaing di level tertinggi.

"Sulit untuk mempertahankan Liga Champions, kami tahu itu," kata Luis Enrique.

"Tapi, kami kembali berada di sini dan kami harus memaksimalkan kesempatan ini," lanjutnya.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Aura Juara Bertahan

Ketika ditanya apakah PSG memiliki aura sebagai juara bertahan, ia tidak menyoroti hal tersebut. Menurutnya, faktor utama justru terletak pada rasa percaya diri yang dimiliki skuadnya.

"Saya tidak tahu, sulit untuk menilai itu," ujarnya.

"Tapi, bagi saya, sebuah kebanggaan mengetahui tim saya berada di level tersebut dan mampu bermain di level itu, siapa pun lawannya."

"Anda bisa melihat seperti apa tim kami. Kami punya banyak keyakinan dan kepercayaan diri, dan para pendukung juga menunjukkan keyakinan itu," imbuh Luis Enrique.

Situasi Pertandingan

Mantan pelatih Barcelona dan Timnas Spanyol itu juga menilai situasi pertandingan menguntungkan timnya.

Liverpool yang tertinggal agregat 0-2 dari leg pertama dipaksa bermain lebih terbuka, sesuatu yang berhasil dimanfaatkan PSG.

"Mereka harus mengambil banyak risiko dan itu membuat kami bisa memaksimalkan serangan balik dan mengunci pertandingan," ulasnya.

"Butuh waktu lebih lama dari yang saya inginkan, tetapi begitu kami mencetak gol pertama, segalanya berubah. Saya rasa kami mengelola pertandingan dengan sangat baik."

Jawaban Santai

Di babak semifinal, PSG akan menghadapi pemenang antara Real Madrid dan Bayern Munchen yang akan bertanding pada Kamis (16-4-2026) dini hari WIB dengan Die Roten sementara unggul agregat 2-1.

Saat ditanya mengenai calon lawan yang diinginkan, Luis Enrique memberikan jawaban santai.

"Kalau saya memilih satu tim, nanti justru kami akan menghadapi tim yang lain," ucapnya.

"Saya akan duduk sambil menikmati pertandingan antara Real Madrid dan Bayern Munchen. Tapi, siapa pun lawannya, tidak masalah, kami pantas berada di sini dan akan memaksimalkan kesempatan ini bersama para pendukung kami," tegas pelatih berusia 55 tahun tersebut.

 

Sumber: Reuters

Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer