FIFA Bekukan Nepal tanpa Batas Waktu, Dilarang Tampil di Semua Kompetisi Internasional

Akibat campur tangan pihak ketiga dalam tubuh ANFA, FIFA jatuhkan sanksi larangan bermain di level internasional untuk timnas maupun klub.

Bola.com, Jakarta - FIFA menjatuhkan sanksi tegas kepada Nepal berupa hukuman larangan tampil di seluruh kompetisi internasional akibat campur tangan pihak ketiga terhadap federasi sepak bola mereka.

Media Inggris, talkSPORT, menyoroti keputusan FIFA sebagai langkah serius dalam menjaga independensi organisasi sepak bola di bawah naungan mereka.

Kini, Nepal tidak dapat mengikuti agenda internasional apa pun sampai ada keputusan lanjutan dari FIFA.

"Negara di Asia Selatan ini menduduki peringkat ke-177 dunia menurut ranking FIFA terbaru, berada di atas tim-tim kecil seperti San Marino, Gibraltar, dan Pakistan," tulis talkSPORT dalam laporannya, Sabtu (27-6-2026).

Namun, posisi Nepal di pentas sepak bola dunia diperkirakan bakal makin sulit berkembang. FIFA resmi menjatuhkan sanksi penangguhan terhadap Asosiasi Sepak Bola Nepal (ANFA) setelah muncul tuduhan adanya intervensi pihak ketiga dalam urusan federasi.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

FIFA Ambil Sikap Tegas

Penangguhan tanpa batas waktu itu bermula dari keputusan Dewan Olahraga Nasional Nepal yang sebelumnya menjatuhkan sanksi pembekuan terhadap ANFA selama tiga bulan.

Kendati hukuman sempat dicabut, FIFA tetap menganggap ada pelanggaran serius terhadap statuta organisasi.

"Namun, setelah mendapat peringatan dari FIFA dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), Nepal tidak dapat berpartisipasi dalam kompetisi internasional apa pun," sebut talkSPORT.

FIFA menilai tindakan tersebut sebagai bentuk pelanggaran berat terhadap statuta FIFA terkait campur tangan pihak ketiga. Oleh karena itu, Nepal langsung kehilangan hak keanggotaannya di FIFA hingga waktu yang belum ditentukan.

Dalam pernyataan resminya, FIFA menyebut hukuman mulai berlaku sejak 24 Juni 2026.

"ANFA telah kehilangan seluruh hak keanggotaannya sebagaimana diatur dalam Pasal 13 Anggaran Dasar FIFA hingga pemberitahuan lebih lanjut," bunyi pernyataan FIFA.

Tidak hanya timnas, seluruh klub asal Nepal juga dilarang mengikuti kompetisi internasional selama masa hukuman berlangsung. Selain itu, ANFA tidak bisa menerima bantuan dana, program pengembangan, hingga pelatihan dari FIFA maupun AFC.

Nepal Terisolasi dari Sepak Bola Dunia

TalkSPORT juga mengutip laporan media lokal, Kathmandu Post, yang menyebut Dewan Olahraga Nasional Nepal menolak mengakui hasil pemilihan ANFA.

Masa jabatan komite eksekutif federasi yang dipimpin Presiden Pankaj Bikram Nembang disebut telah berakhir.

Situasi tersebut membuat FIFA mengambil langkah ekstrem demi menjaga independensi organisasi sepak bola di Nepal. FIFA bahkan meminta seluruh anggotanya untuk tidak melakukan kontak olahraga dengan ANFA selama masa hukuman masih berlaku.

"Perwakilan ANFA dan tim-tim klub tidak lagi berhak mengikuti kompetisi internasional hingga sanksi penangguhan dicabut," lanjut pernyataan FIFA.

Meski begitu, FIFA masih membuka peluang pencabutan hukuman sebelum Kongres FIFA berikutnya digelar.

"Biro Dewan atau Dewan FIFA dapat mencabut penangguhan ini kapan saja sebelum Kongres FIFA berikutnya berlangsung," imbuh FIFA.

Nepal belum pernah tampil di turnamen besar dunia. Prestasi terbaik mereka datang saat menjuarai AFC Solidarity Cup 2016. Sementara ranking FIFA tertinggi Nepal terjadi pada 1993-1994 ketika berada di posisi ke-124 dunia.

Menyusul Rusia dan Pakistan

Nepal bukan negara pertama yang menerima hukuman serupa dari FIFA dalam beberapa tahun terakhir. Pakistan dan Republik Kongo juga pernah dijatuhi sanksi akibat campur tangan pihak ketiga hingga akhirnya kembali diterima FIFA.

Kini, Nepal menjadi negara kedua yang terkena larangan tampil di seluruh kompetisi internasional bersama Rusia. Rusia masih menjalani hukuman dari FIFA dan UEFA menyusul invasi ke Ukraina.

"Keputusan FIFA untuk melarang Nepal berpartisipasi dalam kompetisi sepak bola internasional ini muncul di tengah banyaknya kritik yang ditujukan kepada organisasi tersebut selama Piala Dunia musim panas ini," ujar talkSPORT.

Presiden FIFA, Gianni Infantino, turut mendapat kritik dari berbagai pihak terkait sejumlah kontroversi yang mencuat seperti larangan masuk ke Amerika Serikat terhadap wasit asal Somalia, Omar Artan, menjelang turnamen berlangsung.

Selain itu, aktivitas latihan Timnas Iran di luar wilayah Amerika Serikat juga memunculkan perdebatan.

Meski menuai kritik di berbagai sisi, FIFA tampaknya tetap menunjukkan sikap tanpa kompromi terkait independensi federasi atau asosiasi sepak bola nasional.

 

Sumber: Talksport

Video Populer

Foto Populer