Sukses


Ulah Suporter Kroasia Bikin Rakitic dan Perisic Geram

Bola.com, Saint-Etienne - Dua gelandang timnas Kroasia, Ivan Rakitic dan Ivan Persic, mengaku kesal dengan kerusuhan yang dilakukan pendukungnya sendiri pada laga kedua Grup D Piala Eropa 2016 kontra Republik Ceska. Keduanya kompak menyebut tindakan tersebut sebagai hal yang memalukan.

Pada pertandingan yang dihelat di Stade Geoffroy-Guichard, Saint-Etienne, Jumat (17/6/2016) malam WIB, oknum fans Kroasia menyalakan flare di dalam stadion ketika memasuki menit ke-86. Tak hanya itu, suporter juga melemparkan flare hingga petasan ke dalam lapangan.

Akibatnya, pertandingan dihentikan sekitar lima menit. Salah seorang petugas kemanan yang hendak membersihkan flare dari lapangan juga mengalami luka usai terkena ledakan petasan. Selain itu, keributan pun terjadi antar pendukung Kroasia.

Pemain Kroasia coba menenangkan para suporternya yang berada tepat di belakang gawang Republik Ceska. Setelah beberapa menit, suporter mulai tenang dan wasit Mark Clattenburg memutuskan untuk melanjutkan pertandingan.

Ivan Perisic dan Ivan Rakitic coba menenangkan suporter Kroasia yang berbuat onar saat menghadapi Rusia. (Reuters/Robert Pratta)

Seperti dilansir Football Italia, pendukung The Blazers telah merencanakan aksi itu dan berharap Federasi Sepak Bola Kroasia (HNS) dijatuhi sanksi oleh UEFA. Hal tersebut merupakan bagian dari aksi protes suporter menyusul adanya dugaan korupsi yang dilakukan petinggi HNS.

Namun, tindakan pendukung Kroasia disayangkan oleh Rakitic. Gelandang Barcelona itu menegaskan, aksi tak sportif tersebut bisa berdampak pada dicoretnya timnas Kroasia dari Piala Eropa 2016.

"Saya yakin UEFA akan menghukum kami setelah ini adegan memalukan itu. Tidak ada gunanya berbicara tentang pertandingan mendatang melawan Spanyol, karena kami bisa dicoret dari Piala Eropa," kata Rakitic.

Hal senada juga diutarakan oleh Ivan Perisic. Bagi Perisic, suporter yang kerap berbuat rusuh tidak layak untuk menyaksikan dan mendukung langsung tim kesayangannya di stadion.

"Oknum suporter ini tidak tertarik pada pertandingan. Mungkin akan lebih baik untuk tidak bermain lagi, karena kami tidak bisa terus seperti ini. Sekarang UEFA bisa menghukum berat kami. Adegan seperti ini memalukan bagi negara kami, sehingga kami harus menemukan solusi," kata Perisic.

Kerusuhan yang dilakukan suporter berdampak buruk buat Kroasia. Kemenangan The Blazers yang sudah di depan mata harus buyar setelah Republik Ceska menyamakan kedudukan pada menit ke-89. Eksekusi penalti Tomas Necid melesat mulus masuk ke dalam gawang.

Hasil imbang tersebut membuat Kroasia harus menunda lolos ke fase 16 besar Piala Eropa 2016. Mereka untuk sementara berada di puncak Grup D dengan nilai empat, sedangkan Republik Ceska menempati posisi tiga dengan mendulang satu poin.

Dalam pertandingan terakhir Piala Eropa 2016, Kroasia akan bersua Spanyol di Stade Matmut-Atlantique, 22 Juni 2016. Sementara itu, Ceska menantang Turki di Stade Bollaert-Delelis, pada hari dan jam yang sama.

Sumber: Football Italia

Saksikan cuplikan pertandingan dari Liga Inggris, Liga Italia, dan Liga Prancis dengan kualitas HD di sini

Video Populer

Foto Populer