Sukses


Uang Hadiah Pakai APBN, PSMS: yang Penting Semua Dibayarkan

Bola.com, Jakarta - Setelah menanti 1,5 bulan lamanya sejak memenangi Piala Kemerdekaan pada 13 September 2015, PSMS Medan menerima uang hadiah sebesar Rp 1,5 miliar. Acara penyerahan uang hadiah 'secara simbolis' itu dilakukan di Kantor Kemenpora, Jakarta, Jumat (23/10/2015).

Hadir mewakili PSMS, sang manajer Andre Mahyar dan direktur keuangan Chairidin Fachri Siregar. Sebelum bertemu awak media, Andre diterima pihak Kemenpora yang diwakili Gatot S. Dewa Broto (Kepala Komunikasi Publik Kemenpora) dalam sebuah pertemuan tertutup.

Andre mengungkapkan pada Jumat ini uang hadiah itu sudah ditransfer pihak Kemenpora ke rekening PSMS. Seluruh uang hadiah itu ditransfer secara tunai alias tidak dicicil dalam beberapa kali pembayaran.

"Kami akan membagi uang itu dan menyerahkan ke pemain, tim pelatih, dan ofisial tim. Mereka sudah sangat menanti uang ini untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari," papar Andre.

Tak perlu dijelaskan bagaimana lega dan senangnya kubu tim berjulukan Ayam Kinantan itu begitu uang hadiah sudah ditransfer pihak Kemenpora. Mereka tak ambil pusing meski asal uang hadiah itu berasal dari Kemenpora, bukan penggagas turnamen yakni Tim Transisi melalui event organizer yang ditunjuk. Kabar terakhir mengungkapkan bila Kemenpora yang menalangi uang hadiah itu lantaran uang dari pihak sponsor macet.

"Pemain selalu menanyakan kepada kami, kapan Tim Transisi memberikan uang hadiah. Kami pertegas dan hari ini dibayarkan. Kami tidak menanyakan alasan keterlambatan dan asal uang hadiah itu, yang tenyata dari APBN. Yang penting semua kami terima sesuai hak sebagai juara Piala Kemerdekaan," kata Andre.

Kemenpora melalui Gatot menjelaskan kebijakan menggunakan dana APBN untuk menalangi uang hadiah Piala Kemerdekaan tidak menyalahi undang-undang. Gatot mengklaim pihaknya mengacu pada Undang-Undang No.1 Tahun 2004 tentang pembendaharaan negara. "Secara yuridis tidak ada aturan yang melarang pemberian hadiah yang merupakan agenda resmi Kementerian," ujar Gatot.

Pada Jumat ini pula Kemenpora mentransfer uang hadiah yang jadi hak Persinga Ngawi sebagai runner-up serta Persiba Bantul dan Persepam Madura United yang finis di peringkat ketiga Piala Kemerdekaan. Persinga mendapat transferan sejumlah Rp 1 miliar sedangkan Persiba Bantul serta Persepam MU masing-masing menerima Rp 500 juta. 

Baca Juga :

Dana Sponsor Macet, Kemenpora Menalangi Hadiah Piala Kemerdekaa

Kemenpora: Hadiah Piala Kemerdekaan Pakai APBN Tak Menyalahi UU

Gol Dramatis Legimin Bawa PSMS Medan Juara Piala Kemerdekaan

 

 

 

Video Populer

Foto Populer