Sukses


Djanur Pertimbangkan Ikuti Kursus Lisensi A AFC di Dubai

Bola.com, Bandung - Pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman, mengaku masih mencari informasi terkait kursus pelatih lisensi A AFC sebagai syarat pelatih dalam menangani klub profesional, khususnya sesuai regulasi yang diterapkan operator Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 presented by IM3 Ooredoo.

Saat ini lisensi kepelatihan Djanur masih B AFC sehingga tidak mau pelatih 51 tahun ini harus menempuh kursus lisensi A AFC. "Saya masih mencari informasi, yang pasti saya ingin sekali menempuh kursus lisensi A AFC karena jadi sebuah keharusan bagi saya," kata Djanur kepada Bola.com, Jumat (19/8/2016) di Mes Persib, Jalan Ahmad Yani, Bandung.

Djanur mengungkapkan sejauh ini informasi yang didapat sementara, kursus pelatih untuk menempuh lisensi A AFC digelar di Dubai, Uni Emirat Arab. "Saya dengar November nanti di Dubai ada, tapi saya juga belum tahu berapa biayanya, termasuk bahasa pengantar yang digunakan. Kalau bahasa Arab repot juga saya," kata Djanur sambil tersenyum.

Hal itu sesuai informasi yang diberikan Sekjen PSSI, Azwan Karim. Beberapa waktu lalu Azwan menjelaskan PSSI bersedia memfasilitasi Djanur juga pelatih sementara Persib, Jan Saragih, seandainya keduanya berminat ikut serta. PSSI disebut Azwan akan menghubungi Federasi Sepak Bola Uni Emirat Arab (UAEFA) sebagai penyelenggara, tetapi terkait dana, ditanggung oleh peserta kursus.

Djanur menambahkan bila memungkinkan, ia siap menempuh kursus lisensi A AFC di Dubai agar perjalanannya sebagai pelatih berjalan mulus. "Nanti saya tanya-tanya dulu, yang pasti saya siap kursus dengan biaya sendiri. Mudah-mudahan saja Manajemen Persib memberi bantuan dana," katanya lagi.

Soal dana, seorang pelatih yang ingin mendapatkan lisensi A AFC harus menyiapkan kocek yang tidak kecil. Pelatih Celebest FC, Rudy Eka Priyambada, misalnya, pernah mengungkapkan biaya yang dikeluarkan saat ia menjalani kursus lisensi A AFC di Singapura setidaknya mencapai Rp 75 juta. Ketika itu seluruh pengeluaran ditanggung Mitra Kukar lantaran saat itu Rudy Eka masih berstatus asisten pelatih tim Naga Mekes.

Seperti diketahui lisensi Djanur sempat dipermasalahkan. Selain Djanur, pelatih dua klub lainnya seperti Jan Saragih (Persija) dan Suharto (PS TNI) juga jadi sorotan karena belum memiliki lisensi A AFC seperti regulasi yang diterapkan di TSC 2016.

 

Video Populer

Foto Populer