Sukses


Vladimir Vujovic Ungkap Kemarahan kepada Striker FC Tokyo

Bola.com, Jakarta - Insiden yang menimpa kiper Bhayangkara FC, Awan Setho, dalam pertandingan kontra FC Tokyo di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (27/1/2018), membuat bek anyar The Guardians, Vladimir Vujovic, marah.

Bek asal Montenegro itu langsung menghampiri striker FC Tokyo, Diego Oliveira, yang berbenturan dengan Awan Setho dan meluapkan kekesalannya.

Awan Setho harus dibawa ke rumah sakit seusai berbenturan dengan Diego Oliveira pada menit ke-64. Awan mengalami cedera di bagian rahang setelah benturan keras tersebut.

Sesaat setelah benturan terjadi, Vladimir Vujovic sempat beberapa kali menghampiri Diego Oliveira dan meluapkan kekesalannya. Vujovic mengaku kecewa dengan Diego yang seharusnya bisa menghindari insiden tersebut.

"Saya marah terhadap wasit dan striker FC Tokyo. Mereka seperti tidak tahu Awan sudah menguasai bola, tapi dia tidak melompatinya dan justru berbenturan. Seharusnya tadi dia bisa loncat," ujar Vladimir Vujovic saat ditemui seusai pertandingan.

"Dalam tiga sampai empat tahun terakhir sudah ada tiga kiper menjadi korban, Ahmad Kurniawan, Choirul Huda, dan seorang kiper dari Liga 3. Saya sangat kecewa dengan kejadian tadi. Ia pemain profesional, tapi mengapa tidak tahu cara menghindari bola yang sudah ditangkap oleh kiper," lanjut pemain yang akrab disapa Vlado itu.

Hingga saat ini Awan Setho masih berada di rumah sakit. Hal tersebut diungkapkan striker Bhayangkara FC, Marinus Wanewar, dalam pesan singkat dengan Bola.com sekitar jam 23.00 WIB. Manajer Bhayangkara FC, Sumardji, juga sempat mengatakan Awan Setho dibawa ke Rumah Sakit Angkatan Laut Mintoharjo untuk mendapatkan perawatan intensif.

Bhayangkara FC kalah 2-4 dalam pertandingan kontra FC Tokyo. Pertandingan persahabatan bertajuk J.League Asia Challenge 2018 itu digelar dalam rangka 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Jepang.

 

APSSI Usulkan Pra-Musim Selama 2 Bulan Sebelum Liga Indonesia Kembali Bergulir

Video Populer

Foto Populer