Sukses


Mendapat Julukan Si Kancil, Riko Simanjuntak: Dia Cerdik Seperti Saya

Bola.com, Jakarta - Pemain sayap Persija Jakarta, Riko Simanjuntak, kini telah meroket sejak bermain bersama Macan Kemayoran. Kerap menjadi andalan untuk membangun serangan Persija maupun ketika membela Timnas Indonesia, Riko Simanjuntak sering dijuluki Si Kancil.

Julukan tersebut tentu tidak aneh jika melihat bagaimana postur tubuh pemain asal Pematang Siantar itu dipadukan dengan kecepatan lari dan teknik dribel dan gocekan bola yang diperlihatkannya di atas lapangan hijau. Riko Simanjuntak memang lincah meski berpostur tubuh kecil.

Tinggi badannya memang hanya 158 cm, tapi itu tidak menjadi sebuah rintangan bagi Riko Simanjuntak untuk sukses di lapangan hijau. Setelah direkrut dari Semen Padang pada musim 2018, Riko Simanjuntak menjelma menjadi penyerang hebat yang menemani Marko Simic di lini depan Macan Kemayoran.

Sebutan Si Kancil pun tersemat dalam diri Riko Simanjuntak yang memiliki tubuh kecil dan kaki lincah. Mendapatkan julukan seperti itu, pemain yang kerap menggunakan nomor punggung 25 di Persija itu pun tak merasa ada masalah, justru merasa memang cocok untuk dirinya.

"Saya tidak masalah dijuluki si Kancil. Apalagi Kancil itu juga positif. Ia cerdik sama seperti saya ketika berada di lapangan," ujar Riko Simanjuntak seperti dalam situs resmi Persija.

"Dengan begitu, saya tahu kapan harus memberikan umpan atau kapan bisa menghindar jika ada lawan yang berniat memberikan tekel keras kepada saya," lanjut penyerang sayap Persija Jakarta itu.

 

2 dari 3 halaman

Rahasia Berlari Cepat

Riko Simanjuntak tak lupa kembali mengungkap rahasia memiliki kecepatan lari yang luar biasa. Kebiasaan masa kecil ketika bermain layang-layang dan rasa takut akan gelap menjadi faktor pendukung yang membuatnya kini punya kecepatan lari yang luar biasa.

"Ketika masih kecil, saya memang menyenangi permainan yang identik dengan lari, seperti bermain layang-layang. Saya bermain di lapangan, setiap ada layangan yang putut, kami berlombar lari mengejarnya," ujar Riko.

"Ketika kecil saya juga takut dengan gelap. Kemudian ada sebuah gang yang panjangnya beberapa ratus meter dan itu sangat gelap. Saya sering keluar rumah disuruh oleh orang tua untuk belanja pada waktu malam, dan ketika melewati gang itu, saya lari sekencang-kencangnya.

3 dari 3 halaman

Video

Half Time Show, Menuju Piala Menpora dan Bagaimana Sepak Bola Tanpa Penonton?

Video Populer

Foto Populer