Sukses


Jawaban Skeptis Asisten Pelatih Arema Ketika Ditanya Lanjutan Shopee Liga 1

Bola.com, Malang - Asisten pelatih Arema FC, Kuncoro mulai jenuh dengan ketidakpastian lanjutan kompetisi Shopee Liga 1. Sebelumnya dia cukup rajin mengikuti perkembangan kabar lanjut atau tidaknya Shopee Liga 1.

Dia sempat menggali informasi dari penyelenggaraan kompetisi olahraga lainnya. Seperti kompetisi basket, Indonesian Basketball League (IBL) yang sempat dikabarkan sudah dapat lampu hijau untuk menggelar pertandingan di bulan Januari ini tapi harus ditunda.  

"Sekarang jangan tanya sepak bola atau kapan persiapan Arema dulu,” jawab Kuncoro ketika dihubungi Bola.com, Rabu (13/01/2021).

Maklum, sudah lima kali Arema FC harus melakukan revisi jadwal latihan. Padahal mereka sudah berhenti latihan sejak akhir Oktober 2020 silam. Hingga pergantian tahun, tim berjuluk Singo Edan ini belum bisa memastikan kapan memulai latihan kembali.

"Semua pasti ingin persiapan lagi. Tapi harus jelas dulu mau ke mana. Semoga saja segera ada kepastian kompetisi atau turnamen,” sambung Kuncoro.

Biasanya, Kuncoro termasuk antusias menanti keputusan dari PSSI dan PT Liga Indonesia Baru sebagai operator kompetisi. "Sekarang mungkin media harus wawancara ke pihak Kepolisian terkait izin untuk sepak bola,” sambungnya.

 

2 dari 3 halaman

Izin Kepolisian

Seperti diketahui, kompetisi sepak bola Indonesia mandek karena tidak dapat izin dari Kepolisian. Padahal PSSI dan PT Liga Indonesia Baru sempat berencana melanjutkan kompetisi Liga 1 dan 2 pada Oktober 2020 silam.

Rencana terakhir melanjutkan kompetisi pada Februari 2021 juga belum ada garansi dari kepolisian. Sementara di pihak Kepolisian, dalam waktu dekat bakal ada pergantian posisi Kapolri.

Rabu (13/01/2021), Presiden Jokowi sudah memunculkan Listyo Sigit Prabowo sebagai calonnya. Sementara Idham Azis yang kini masih menjabat bakal pensiun pada Februari mendatang.

Arema FC berharap Kapolri yang baru nanti bisa memberikan angin segar bagi sepak bola tanah air. Karena PSSI dan klub sudah sepakat ingin menggelar kompetisi dengan protokol kesehatan yang ketat selama pandemi virus corona.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Kami:

Video Populer

Foto Populer