Sukses


Jelang Leg 2 Semifinal Piala Menpora: PSM Tampil Full Team, tapi 7 Pemain Terancam Akumulasi Kartu

Bola.com, Makassar - PSM Makassar bakal tampil dengan kekuatan penuh ketika menghadapi Persija Jakarta pada leg kedua semifinal Piala Menpora 2021 di Stadion Manahan, Solo, Minggu (18/4/2021). Meski begitu, skuat asuhan Syamsuddin Batola dibayangi ancaman akumulasi kartu terhadap tujuh pemain pilarnya dalam laga ini.

Ketujuh pemain PSM Makassar tersebut adalah Zulkifli Syukur, Erwin Gutawa, Abdul Rachman, Rasyid Bakri, Sutanto Tan, Patrich Wanggai, dan Yakob Sayuri. Ketujuh pemain tersebut diganjar kartu kuning oleh wasit Hamim Tohari pada laga leg pertama semifinal yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (15/4/2021).

Dari ketujuh pemain tersebut, ada tiga pemain bertahan yang selama ini tampil penuh bersama PSM Makassar di Piala Menpora 2021, yakni Zulkifli Syukur, Erwin Gutawa, dan Abdul Rachman. Seperti diketahui, Juku Eja yang tidak terkalahkan dalam lima pertandingan di Piala Menpora 2021 itu tak lepas dari peran penting para pemain di lini pertahanannya.

Ironisnya, stok pemain yang dimiliki PSM di lini pertahanan sangat terbatas. PSM memang sempat mendatangkan Nurhidayat Haji Haris yang baru pulang dari pemusatan latihan Timnas Indonesia U-23. Tapi, mantan pemain Bhayangkara FC itu masih dalam tahap pemulihan cedera lututnya.

Dalam lineup lini belakang PSM pada leg pertama, nama Nurhidayat tidak ada lagi. Syamsuddin hanya memasukkan dua pemain akademi Muhammad Fahri dan Renaldi, serta satu pemain senior, Ahmad Hari Satria.

Begitu pun di lini tengah, Rasyid dan Sutanto adalah pemain yang tidak tergantikan. Sebaliknya, di lini depan kalau Wanggai dan Yakob absen, masih sederet pemain yang bisa menggantikan peran mereka, seperti Zulham Zamrun, Saldi Amiruddin, dan Aji Kurniawan.

Dengan mengandalkan permainan cepat dan keras ala PSM, ketujuh pemain ini berpotensi absen dalam laga final seandainya Juku Eja menyingkirkan Persija di semifinal.

Pada jumpa media setelah leg pertama semifinal Piala Menpora, Syamsuddin menanggapi santai kondisi tersebut. Eks bek PSM yang meraih trofi juara Liga Indonesia 1999/2000 itu malah mengapresiasi determinasi dan agresivitas pemain asuhannya.

"Saya memang menekankan pemain tampil lepas dengan karakter masing-masing. Kalau pun akhirnya mereka terkena kartu, itu wewenang wasit," ujar pelatih PSM Makassar itu.

2 dari 3 halaman

Dukungan Suporter

Kalangan suporter pun sependapat dengan Syamsuddin Batola. Seperti dikatakan Andi Coklat, mantan jenderal lapangan The Maczman, kelompok suporter PSM Makassar.

"Sebagai suporter, saya berharap Zulkifli Syukur dkk. tetap bermain normal. Jadikan leg kedua sebagai partai final yang harus dimenangi. Jadi, jangan terbebani dengan ancaman akumulasi kartu," tegas Coklat.

Menurut Coklat, sukses PSM melangkah ke semifinal tanpa terkalahkan di Piala Menpora, sejatinya sudah melebihi harapan suporter.

"Bagi kami, pencapaian ini sudah sangat luar biasa. Awalnya suporter hanya meminta PSM berpartisipasi di Piala Menpora agar pamor tim tetap terjaga," ujarnya.

Itulah mengapa, seperti Syamsuddin, Coklat meminta skuat Juku Eja tetap tampil dengan ciri khas, yakni permainan keras dan cepat.

"Semoga PSM bisa mengalahkan Persija sekaligus meraih tiket final Piala Menpora," pungkasnya.

3 dari 3 halaman

Video

Video Populer

Foto Populer