Sukses


Perjalanan Karier Bert van Marwijk: Sukses Bawa Belanda ke Final Piala Dunia 2010, dan Kini Terdampar di Timur Tengah

Bola.com, Jakarta - Bert van Marwijk merupakan satu di antara pelatih berpengalaman di Eropa. Berbagai prestasi pun berhasil diukir Van Marwijk, satu di antaranya adalah membawa Timnas Belanda lolos ke final Piala Dunia 2010.

Setelah pensiun sebagai pesepak bola pada 1988, Bert van Marwijk mulai menjajaki karier di dunia kepelatihan pada 1998. Klub pertama yang dilatihnya adalah Fortuna Sittard.

Setelah mengasuh Fortuna Sittard dari 1998 sampai 2000, Bert van Marwijk kemudian hengkang ke sejumlah klub. Mulai dari Feyenoord (2000-2004, 2007-2008) dan Borussia Dortmund (2004-2006).

Prestasi terbaik Bert van Marwijk sebagai pelatih di level klub tercipta ketika menangani Feyenoord. Berkat taktik yang diterapkan pelatih asal Belanda tersebut, De Stadionclub berhasil merengkuh trofi Piala UEFA 2001/2002 dan Piala KNVB 2007/2008.

Ketika periode kedua menangani Feyenoord, Bert van Marwijk menerima tawaran untuk mengasuh Timnas Belanda pada musim panas 2008. Dia menggantikan peran Marco van Basten yang hengkang ke Ajax Amsterdam.

 

2 dari 5 halaman

Bawa Belanda ke Final

Di bawah asuhan Bert van Marwijk, Timnas Belanda tampil gemilang. Skuat Oranje lolos ke putaran final Piala Dunia 2010 dengan status pemuncak Grup 9 dengan torehan delapan kemenangan beruntun.

Performa apik itu pun berlanjut ketika berlaga di putaran final. Timnas Belanda melenggang ke fase knock-out sebagai juara Grup E dengan nilai sempurna sembilan.

Mereka kemudian sukses membungkam Slovakia dengan skor 2-1 pada 16 besar, mengalahkan Brasil 2-1 pada perempat final, dan menang 3-2 atas Uruguay pada semifinal. Hasil tersebut membuat Belanda sukses menembus final Piala Dunia 2010.

Tampil di partai puncak Piala Dunia merupakan pencapaian yang membanggakan buat Timnas Belanda. Pasalnya, skuat Oranje terakhir kali berlaga di final Piala Dunia adalah 1978.

Sayangnya, Belanda gagal merengkuh trofi perdana di turnamen elite antarnegara di dunia itu. Menghadapi Spanyol di Soccer City, 11 Juli 2010, Timnas Belanda menyerah dengan skor 1-0.

Prestasi tersebut membuat Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) puas. Bert van Marwijk akhirnya mendapatkan perpanjangan kontrak selama empat tahun dari KNVB pada 8 Desember 2011.

Namun selepas itu, Van Marwijk kesulitan mendongkrak perfoma Timnas Belanda. Tiga kekalahan beruntun yang diterima Belanda pada laga Grup B Piala Eropa 2012 membuat Bert van Marwijk mengundurkan diri pada 27 Juni 2012.

Pasca-angkat kaki dari Timnas Belanda, Van Marwijk melanjutkan kiprahnya bersama sejumlah klub dan timnas, mulai dari Hamburg SV pada 2013 sampai 2014, Timnas Arab Saudi pada 2015 sampai 2017, dan Timnas Australia pada 2018.

 

3 dari 5 halaman

Terdampar di Timur Tengah

Setelah dipecat dari Timnas Australia, Bert van Marwijk melanjutkan kariernya bersama Uni Emirat Arab (UEA) pada 20 Maret 2019. Bagi pelatih berusia 69 tahun tersebut, ini adalah untuk kedua kalinya mengasuh tim asal Timur Tengah, setelah sebelumnya Arab Saudi.

Sayangnya, karier Van Marwijk bersama Uni Emirat Arab tak berjalan mulus. Dari 11 laga perdana yang dijalani, UEA meraih enam kemenangan, satu hasil imbang, dan menelan empat kekalahan.

Puncaknya, kekalahan 2-4 Uni Emirat Arab dari Qatar pada laga terakhir Gulf Cup 2019 membuat Bert van Marwijk harus kehilangan jabatannya sebagai pelatih. Dia dipecat Federasi Sepak Bola Uni Emirat Arab pada 4 Desember 2019.

Namun, setahun berselang tepatnya 14 Desember 2020, Bert van Marwijk kembali menangani Timnas Uni Emirat Arab. Kini, penampilan UEA dibawah arahan Van Marwijk cukup oke.

Uni Emirat Arab berhasil meraih empat kemenangan dan satu hasil imbang dari lima pertandingan. Dari lima kemenangan tersebut, dua di antaranya terjadi pada laga Grup G kualifikasi Piala Dunia 2020 zona Asia.

Berkat hasil tersebut, Timnas Uni Emirat Arab berada di peringkat kedua Grup G dengan nilai 12. Mereka tertinggal dua poin dari Vietnam yang berada di atasnya.

Dengan pertandingan yang menyisakan dua laga lagi, UEA wajib menyapu bersih kemenangan demi bisa lolos ke putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2022. Untuk itu, mereka berambisi merengkuh kemenangan ketika berhadapan dengan Timnas Indonesia di Zabeel Stadium, Dubai, Jumat (11/6/2021) malam WIB.

"Bagi saya, pertandingan yang paling penting adalah melawan Timnas Indonesia. Tidak ada yang lain. Kami melihat pertandingan melawan Timnas Indonesia seperti yang lainnya, sangat penting. Kami harus melakukan segalanya untuk memenangi pertandingan itu," tegas Bert van Marwijk.

 

4 dari 5 halaman

Prestasi Bert van Marwijk sebagai Pelatih:

Feyenoord:

  • KNVB Cup 2007/08
  • Piala UEFA 2001/2002

Timnas Belanda:

  • Runner-up Piala Dunia 2010
5 dari 5 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Video Populer

Foto Populer