BRI Liga 1: Aji Santoso Berang Persebaya 2 Kali Gagal Menang Gegara Kebobolan di Menit Akhir

Performa Persebaya Surabaya kian menurun di BRI Liga 1 2021/2022. Hal ini membuat pelatih Aji Santoso bereaksi.

Bola.com, Denpasar - Performa Persebaya Surabaya kian menurun di BRI Liga 1 2021/2022. Mereka sudah melewati empat laga terakhir tanpa kemenangan.

Hal yang lebih menyakitkan adalah Persebaya Surabaya gagal menang dalam dua laga secara beruntun karena kebobolan gol menit terakhir. Sebuah statistik yang sekaligus menjadi pekerjaan rumah bagi tim Bajul Ijo.

Pertama terjadi di pekan ke-24 lalu saat ditahan imbang 2-2 oleh Persela Lamongan (10/2/2022). Terbaru, mereka harus puas mendapat satu poin lagi karena bermain imbang 3-3 kontra Persija Jakarta di pekan ke-25 (14/2/2022).

Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso, tidak habis pikir melihat timnya gagal mengamankan poin penuh di depan mata. Sebab, timnya masih mampu unggul sampai waktu normal 90 menit, tapi kemudian kebobolan gol lawan di injury time.

“Saya sudah menyampaikan dan mewanti-wanti. Kami melakukan evaluasi secara menyeluruh saat kami ditahan imbang Persela Lamongan. Permasalahan itu sudah ketemu dan saya jabarkan kepada pemain,” kata Aji.

“Tetapi, kembali lagi ketika menit-menit akhir, ketika kami sudah unggul, pemain tidak terlalu fokus sampai peluit panjang berbunyi,” imbuh pelatih berlisensi AFC Pro tersebut.

 

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Konsentrasi Menurun

Saat melawan Persela, Persebaya dua kali unggul dulu berkat Taisei Marukawa (5’) dan Arsenio Valpoort (61’). Dua nama ini pantas jadi bintang lapangan. Marukawa membukukan masing-masing satu gol dan assist, sedangkan Valpoort mencetak gol perdananya untuk Bajul Ijo.

Tapi, Persela tidak ketinggalan dengan selalu berhasil menyamakan kedudukan. Dua gol mereka disumbang oleh Rahel Radiansyah (32’) dan Selwan Al Jaberi (90+3’).

Kecolongan dua gol saat sudah unggul merupakan kelemahan Persebaya saat ini. Konsentrasi pemainnya juga terlihat menurun dan itu bisa dimanfaatkan oleh Persela. Hasilnya, tim lawan mampu membuyarkan kemenangan di depan mata.

Hal yang sama terjadi saat berjumpa Persija. Laga ini berlangsung sengit karena kedua tim saling serang sejak menit pertama hingga peluit panjang dibunyikan. Bahkan, kedua tim sempat bergantian unggul sebelum hasil pertandingan berakhir seri.

Tiga gol Persebaya dicetak oleh Taisei Marukawa (12), Ricky Kambuaya (48’), dan Samsul Arif (83’). Sedangkan gol Persija merupakan hasil sumbangan Marko Simic (2’), serta dua lainnya diborong oleh Makan Konate (86’ dan 90+6’).

Remehkan Lawan

Persebaya sebenarnya sudah diuntungkan karena Persija bermain dengan 10 personel saja sejak menit ke-65. Penyebabnya, bek Ryuji Utomo mendapat kartu merah langsung setelah melakukan pelanggaran keras dengan menjatuhkan Marselino Ferdinan.

Sampai menit ke-85, Persebaya masih unggul 3-1. Dengan unggul jumlah pemain pula, tim asal Kota Pahlawan itu hampir mengantongi tiga poin yang ada di depan mata. Tapi, aksi makan Konate membuyarkan kemenangan mereka.

Sang mantan itu menjadi mimpi buruk buat Persebaya. Mulanya Persija berada dalam situasi kemelut di depan gawang Persebaya setelah sepak pojok. Konate mampu memanfaatkan bola liar dan membobol gawang mantan klubnya di menit ke-86.

Persija kemudian mendapat hadiah penalti karena Reva dianggap melakukan pelanggaran kepada Makan Konate. Sang gelandang andalan pun tampil menjadi eksekutor dan mampu mencetak gol lagi ke gawang Persebaya.

“Mental pemain tidak ada masalah. Saat lawan bermain dengan 10 pemain, kami menambah satu gol. Memang di menit-menit akhir ini pemain kami meremehkan lawan. Saya marah pada seluruh pemain,” ucap Aji.

“Seharusnya sebelum bunyi laga berakhir, pemain terus berusaha, harus tenang. Kami kebobolan gol kedua (Persija), skor masih 3-2. Tapi, pemain panik dan akhirnya melahirkan penalti. Jujur saya sampaikan ini sangat mengecewakan,” imbuhnya.

Tambahan satu poin membuat Persebaya tetap di peringkat kelima dengan mengoleksi 45 poin dari 25 laga. Mereka batal menggeser Persib Bandung yang ada di posisi keempat dengan telah mengumpulkan 46 poin dari 23 pertandingan.

Lihat Posisi Persebaya di BRI Liga 1 Saat Ini

Video Populer

Foto Populer