Sukses


PSIM Yogyakarta Tantang PSIS Semarang dalam Laga Uji Coba Sore Ini

Bola.com, Yogyakarta - Setelah menghadapi Borneo FC, PSIM Yogyakarta bakal menggelar laga uji coba lagi melawan kontestan Liga 1. Kali ini lawan yang dihadapi yakni tim asal Semarang, PSIS Semarang.

Laga uji coba yang bakal digelar pada Jumat (25/11/2022) sore pukul 15.00 WIB nanti dan berlangsung secara tertutup di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Jawa Tengah.

Pelatih PSIM Yogyakarta, Erwan Hendarwanto mengabarkan kondisi terkini anak asuhnya jelang laga uji coba. Pelatih kelahiran Magelang itu menyebut seluruh pemain dalam kondisi baik.

"Alhamdulillah sampai saat ini kondisi pemain bagus, sehat semua sebelum melawan Semarang," ujar Erwan Hendarwanto.

"Kami juga membuat suasana latihan tidak menegangkan. Kita enjoy dan tetap melakukan aktivitas latihan tapi juga ada liburnya. Mungkin itu merupakan salah satu treatment untuk menjaga semangat pemain,” sambungnya.

2 dari 3 halaman

Jaga Atmosfer Pertandingan

Selama kompetisi ditangguhkan, klub berjulukan Laskar Mataram itu memang rutin melakoni uji coba. Tim yang dihadapi pun beragam. Mulai dari tim lokal, tim Liga 1, Liga 2, maupun Liga 3. Ini dilakukan untuk menjaga sentuhan sekaligus atmosfer pertandingan tidak hilang.

Maklum, kompetisi Liga Indonesia memang sudah cukup lama vakum akibat tragedi di Kanjuruhan, Malang 1 Oktober lalu.

Lebih jauh, Erwan Hendarwanto menyatakan, bahwa semua pemain PSIM Yogyakarta dibawa dalam lawatan ke Magelang. "Semua pemain akan dibawa, saya ingin lihat bagaimana perkembangan dari hasil latihan sebelumnya," ucap Erwan.

3 dari 3 halaman

Lakukan Evaluasi

Jajaran tim pelatih PSIM Yogyakarta bakal terus melakukan evaluasi terhadap performa Aditya Putra Dewa cs selama jeda kompetisi. Menurut Erwan, masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki, terutama pada aspek transisi permainan.

Evalusi ini mengacu pada rangkaian uji tanding yang telah dilakoni skuad Laskar Mataram. “Masih ada beberapa yang memang belum sesuai dengan yang kami inginkan, terutama jarak antar lini. Ketika attacking, itu jarak antar lininya masih terlalu lebar, sehingga masih ada celah bagi lawan memanfaatkan itu untuk counter attack,” kata Erwan.

“Tapi ini kan memang proses, sudah ada progres yang cukup bagus terutama dalam organisasi permainan. Tetapi kami masih akan terus perbaiki jarak antar lini, high pressure defense, dan termasuk juga transisi,” pungkas Erwan Hendarwanto. (Ana Dewi)

Video Populer

Foto Populer