Nasib 2 Tim Jateng di BRI Liga 1: Diwarnai Catatan Kontras, Persis dan PSIS Zonk Lagi

Dua kontestan asal Jawa Tengah, PSIS Semarang dan Persis Solo, mengalami nasib yang sama saat menghadapi pertandingan pekan kelima kompetisi BRI Liga 1

Bola.com, Jakarta - Dua kontestan asal Jawa Tengah, PSIS Semarang dan Persis Solo, mengalami nasib yang sama saat menghadapi pertandingan pekan kelima kompetisi BRI Liga 1 2023/2024. Mereka sama-sama tertahan saat bermain di kandang.

PSIS Semarang, misalnya, harus puas berbagi poin dengan Borneo FC saat bermain di hadapan pendukungnya sendiri di Stadion Jatidiri, Semarang, Jumat (28/7/2023). Kedua tim bermain imbang tanpa gol.

Sementara itu, Persis Solo juga mengalami nasib serupa. Menjamu Arema FC di Stadion Sriwedari, Solo, Minggu (30/7/2023), Laskar Sambernyawa nyaris menanggung malu. Beruntung, mereka bisa memaksakan laga berakhir sama kuat dengan skor 1-1.

Hasil ini membawa Mahesa Jenar duduk di peringkat ketujuh klasemen sementara dengan koleksi delapan poin. Adapun Laskar Sambernyawa berada di peringkat ke-14 dengan koleksi lima poin.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Gagal Kembali ke Jalur Kemenangan

Hasil imbang yang diraih oleh dua wakil asal Jawa Tengah ini sekaligus memperpanjang catatan tanpa kemenangan keduanya. PSIS Sebelumnya juga sempat bermain imbang saat bertandang ke markas PSS Sleman.

Di laga inilah malapetaka itu datang. Sebab, Carlos Fortes dan Boubakary Diarra mendapatkan hukuman tambahan dari Komite Disiplin PSSI. Fortes sempat diusir wasit karena kartu merah langsung, sedangkan Diarra melakukan pelanggaran serius yang luput dari hukuman wasit.

Sementara itu, Persis Solo nyaris saja mengalami kekalahan memalukan pada laga sebelumnya. Mereka sempat tertinggal empat dol dari Madura United, tetapi bisa memperkecil defisit gol menjadi 3-4.

Lini Depan Macet

Problem utama yang dihadapi PSIS Semarang ialahnya menghilangnya striker andalan mereka, Carlos Fortes. Penyerang asal Portugal ini harus absen karena larangan bermain akibat mendapat kartu merah langsung pada pekan keempat.

Absennya Fortes membuat lini depan Mahesa Jenar menjadi tumpul. Padahal, striker berusia 28 tahun ini tengah moncer-moncernya. Sebab, dia sudah mencetak empat gol pada empat laga awalnya di BRI Liga 1.

Hal serupa juga terjadi pada Persis Solo. Hasil imbang yang diraih kontra Arema FC pada pekan kelima ini merupakan imbas dari macetnya dua pencetak gol utama mereka, Fernando Rodriguez dan Ramadhan Sananta.

Untuk saat ini, Fernando sudah mencetak empat gol, sedangkan Sananta menyumbang dua gol. Sayangnya, deretan mesin gol ini tak bisa berbuat banyak saat berhadapan dengan kiper asing Arema FC, Julian Schwarzer.

Catatan Kontras 2 Tim Jawa Tengah

Jika melihat performanya pada lima pertandingan awal musim ini, PSIS Semarang dan Persis Solo memang memperlihatkan catatan yang cukup kontras, baik dalam segi produksi gol maupun jumlah kebobolan.

Persis Solo sebetulnya punya produktivitas yang lebih baik karena sudah mencetak 10 gol dari lima laga, sedangkan PSIS Semarang baru bisa menghasilkan tujuh gol.

Namun, Mahesa Jenar terhitung lebih baik di sektor pertahanan. Mereka sejauh ini baru kebobolan lima gol, sedangkan Laskar Sambernyawa justru sudah kemasukan 11 gol dari lima laga.

Video Populer

Foto Populer