Sukses


BRI Liga 1: Pelatih Bali United Berkomentar soal Fakta Bhayangkara FC Rekrut Banyak Pemain, Salah Satunya Radja Nainggolan

Bola.com, Denpasar - Bhayangkara FC jadi tim paling jor-joran pada bursa transfer tengah musim BRI Liga 1 2023/2024. Aktivitas transfer yang mereka lakukan terbilang mengejutkan. 

Jika ditotal, Bhayangkara FC mendatangkan lebih dari 10 pemain di putaran kedua. Termasuk mantan pemain Timnas Belgia, Inter Milan, dan AS Roma, Radja Nainggolan. 

Pelatih Bali United,  Stefano Cugurra pun ditanya soal langkah Bhayangkara FC yang merekrut banyak pemain dibandingkan timnya yang cuma merekrut Luthfi Kamal. 

Dikaitkan soal Radja Nainggolan, Teco pun enggan menjawab terlalu spesifik untuk menilai pemain yang pernah digaji lebih dari Rp8 miliar per pekan tersebut.

Menurutnya apa yang dilakukan Bhayangkara FC di putaran kedua BRI Liga 1 2023/2024, menjadi sinyal bahwa semua klub berbenah. Bhayangkara sendiri mencoba untuk lolos dari zona degradasi.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

 

 

2 dari 4 halaman

Ogah Spesifik Berkomentar Tentang Radja Nainggolan

Selain Radja Nainggolan, Bhayangkara FC turut merekrut Marcelo Herrera, Junior Brandao hingga Ousmane Fane serta pemain lokal, Andik Rendika Rama, Osvaldo Haay plus Witan Sulaiman. 

"Saya tidak akan berbicara secara spesifik tentang pemain ini, tetapi saya melihat Bhayangkara FC membeli banyak pemain," kata Teco sapaan akrab Stefano Cugurra. 

"Banyak pemain, pemain asing dan pemain lokal. Saya melihat Osvaldo Haay, Witan, pemain-pemain bagus di sana," lanjutnya. 

 

3 dari 4 halaman

Perombakan

Dikatakan Teco, melihat posisi Bhayangkara FC di BRI Liga 1 saat ini memang sedang buruk. Sehingga tim perlu melakukan perombakan untuk mengarungi putaran kedua BRI Liga 1 2023/2024 agar bisa keluar dari zona degradasi.

Perlu diketahui, Bhayangkara FC saat ini berada di jurang degradasi paling dasar klasemen. Mereka baru mengoleksi 10 poin dari 20 laga dan baru menang 1 kali, seri 7 kali dan 12 kali menelan kekalahan.

"Tentu saja Bhayangkara, mereka memiliki posisi yang buruk di liga. Mereka berada di zona degradasi, jadi mereka ingin keluar dari sana dan itulah mengapa mereka membawa banyak pemain bagus ke sana," tutup Teco.

 

4 dari 4 halaman

Yuk Lihat Peta Persaingan

Video Populer

Foto Populer